Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
10 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
10 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
11 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
12 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
11 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
7 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020

Taklukkan Pasangan Pebiliar Kalsel, Rudy/Erwin Persembahkan Emas untuk Jatim

Taklukkan Pasangan Pebiliar Kalsel, Rudy/Erwin Persembahkan Emas untuk Jatim
Pasangan Rudy/Erwin berpelukan usai taklukkan pasangan Kalsel di final PON XX Papua 2020. (Dok. PB PON XX Papua 2020)
Senin, 11 Oktober 2021 13:44 WIB
Penulis: Azhari Nasution

TIMIKA – Target Jawa Timur (Jatim) menambah medali emas dari cabang olahraga biliar nomor 9 ball double putra akhirnya terwujud. Pasangan Rudy/Erwin sukses mengalahkan pebiliar Kalimantan Selatan, Arun/Noor H dalam laga final yang digelar di GOR Biliar SP 2, Timika, Papua, Senin (11/10/2021).

Tidak mudah bagi Rudy/Erwin. Pada game pembuka keduanya, berhasil mendapatkan skor pertama. Tapi kemudian langsung diimbangi oleh Arun/Noor di game kedua menjadi 1-1. Bahkan Arun/Noor berbalik unggul jadi 1-2.

Kedua pasangan ini bergantian memperebutkan skor. Rudy/Erwin menyamakan kedudukan di game keempat jadi 2-2. Drama terjadi di game kelima. Pemain Kalsel melakukan kesalahan, bola terakhir yang disodok hanya sampai di depan lubang. Erwin dari Jatim sebagai eksekutor, langsung menyelesaikan game kelima dengan skor 3-2.

Hal serupa terjadi di game keenam. Perebutan skor terjadi di game keenam manakala, bola terakhir gagal dimasukkan oleh tiga pemain yang sudah bergantian. Barulah Rudy yang berhasil sehingga Jatim membalikkan kedudukan jadi 4-2.

Pada game ketujuh, Kalsel mengejar ketinggalan menjadi 3-4. Tapi Jatim kembali memenangkan dua game selanjutnya sehingga skor menjadi 3-5. Kalsel bisa menambah skor lagi di game kesembilan menjadi 4-6.

Dua game terakhir jadi milik pebiliar Jatim, Rudy/Erwin. Keduanya menutup permainan dengan skor 4-8. Skor ini menunjukkan keduanya sebagai pemegang emas nomor 9 ball double putra cabang olahraga biliar.

Rudy akhirnya bisa mendapatkan medali emas PON. Setelah dua PON sebelumnya yang ia ikuti, hanya mendapatkan medali perunggu.

“Ini PON ketiga, tapi emas yang pertama. Dua kali sebelumnya selalu di pinggir terus, perunggu, baru kali ini dapat emas. Saya berterima kasih kepada my partner (Erwin),” ujar Rudy bangga.

Menurutnya, ini merupakan buah dari kerja keras yang dilakukan. Di mana Rudy bersama Erwin sudah menjalani latihan setiap hari minimal 8 jam di training camp selama lima bulan penuh. Dengan capaian di PON Papua, maka Rudy/Erwin akan terus dipasangkan hingga PON Sumut-Aceh 2024 mendatang.

Erwin sangat bersyukur bisa mendapatkan medali emas PON. Sebab ini merupakan debutnya di PON. Lebih istimewa lagi bagi Erwin, karena medali itu bisa didapatkan bersama idolanya Rudy.

“Dari dulu cita-cita saya, mengidolakan dia dari awal. Jadi saya ngomong dulu-dulu sebelum terjun di profesional, saya ngomong sama Rudy bahwa saya pingin ganda sama kamu di PON. Dan akhirnya tercapai dan dapat emas,” tutur Erwin.

Sebelum PON, keduanya sedang mempersiapkan diri untuk mengiktui sejumlah turnamen biliar di Indonesia. Erwin juga masih menyisakan satu nomor lagi pada PON XX Papua ini yakni 9 ball single putra. “Mudah-mudahan emasnya nular,” kata Erwin. ***

Kategori:Non Olympic, Papua
wwwwww