Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
16 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
16 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
17 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
9 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
5
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
18 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
6
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
18 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Home  /  Berita  /  Beladiri

Polisi Tembak Polisi di Lombok Timur, Korban Tewas Bersimbah Darah

Polisi Tembak Polisi di Lombok Timur, Korban Tewas Bersimbah Darah
Korban saat masih hidup (kiri) dan korban saat tewas bersimbah darah (Kanan). (Foto: Instagram)
Senin, 25 Oktober 2021 22:54 WIB

MATARAM - Briptu Hairul Tamimi alias Momon, salah satu anggota Humas Polres Lotim, Senin (25/10) sekitar pukul 14.30 Wita ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya diduga akibat ditembak kawan seprofesinya.

Dilansir dari Antaranews.com, Kasus tewasnya Momon ini, sempat menghebohkan warga setempat termasuk institusi polri khususnya Polres Lotim.

Informasi yang dihimpun, Senin, sebelum kejadian, korban bersama anggota lainnya, pagi hari mengikuti kegiatan latihan beladiri untuk kenaikan pangkat di halaman Mapolres Lotim.

Usai latihan beladiri, korban pulang ke rumahnya dan korban pun tidak kembali ke kantor, sementara pekerjaan masih banyak.

Kawan korban pun menelpon, tetapi tak ada jawaban ternyata HP korban ditinggal di kantor.

Karena HP ditinggal di kantor, salah satu rekannya pergi mencari korban ke rumahnya. Sesanpai di rumah korban, bak disambar petir, rekannya terkejut, ia menemukan korban bersimbah darah dan sudah tak bernyawa.

Saat itu juga rekan korban langsung melaporkan ke atasannya Kapolres Lotim AKBP Herman Suryono, kalau dirinya menemukan rekannya sudah tak bernyawa dan bersimbah darah di rumahnya.

Kapolres Lotim AKBP Herman Suryono yang mendapat laporan bersama anggota Inafis Polres Lotim langsung terjun ke TKP dan melakukan olah TKP, termasuk Waka Polda NTB Brigjen Pol Drs Ruslan Aspan.

Sementara itu korban langsung dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk di lakukan autopsi.

Kapolres Lombok Timur AKBP Herman Suryono saat dikonfirmasi, membenarkan adanya salah satu anggota yang ditemukan tewas, akibat ditembak. "Korban tewas akibat ditembak salah satu anggota polisi juga," katanya, seraya mengatakan pelaku penembakan pun telah di amankan, dan sedang jalani penyelidikan dan penyidikan.

"Pelakunya telah diamankan dan saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan di satreskrim Propam Polres Lotim," sebutnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, Nusa Tenggara Barat
wwwwww