Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
14 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
14 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
15 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
16 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
15 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Voli

Soal Harga PCR, Menkes Klaim Harga Rp300 Ribu Paling Murah dari Airport yang Ada di Dunia

Soal Harga PCR, Menkes Klaim Harga Rp300 Ribu Paling Murah dari Airport yang Ada di Dunia
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Istimewa)
Selasa, 26 Oktober 2021 23:32 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Tarif batas atas tes Polymerase Chain Reaction (PCR) yang rencananya diturunkan menjadi Rp 300 ribu sesuai perintah Presiden Joko Widodo, diklaim Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, sebagai tarif yang paling murah di dunia.

Budi menyebutkan, tarif batas atas yang kini masih berada di angka Rp 900 ribu per satu kali tes PCR di airport-airport di Indonesia masih terbilang murah.

"Jadi kalau misalkan diturunkan ke Rp 300.000 itu mungkin masuk 10 persen kuartal yang paling murah dibandingkan harga PCR di airport-airport dunia," ujar Budi dalam jumpa pers virtual yang disiarkan kanal Youtube Kemenko Perekonomian, Selasa (26/10).

Jika Indonesia dibandingkan dengan India yang memberikan tarif murah untuk pemeriksaan PCR, menurut Budi tak imbang. Karena katanya, India memiliki bahan baku tes PCR yang dibuat sendiri di dalam negeri. "India murah sekitar Rp 160.000 karena memang india produksinya di dalam negeri," tandasnya.

Sebelumnya, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan harga tes PCR diturunkan. Hal ini menyusul tes PCR menjadi syarat naik pesawat.

"Arahan presiden ini agar harta PCR diturunkan menjadi Rp 300 ribu," kata Luhut dalam konferensi pers virtual yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (25/10/2021).

Dia mengatakan Jokowi juga memerintahkan masa berlaku tes PCR diperpanjang. Menurutnya, Jokowi memerintahkan agar masa berlaku hasil tes PCR untuk naik pesawat menjadi 3x24 jam. "Berlaku selama 3x24 jam untuk perjalanan pesawat," ucapnya.

Dia mengatakan pemerintah mendapat banyak masukan dan kritik terkait kewajiban tes PCR untuk naik pesawat. Dia menjawab pertanyaan warga mengapa tes PCR menjadi syarat naik pesawat saat kasus Corona turun.

"Kebijakan PCR ini diberlakukan karena kami melihat risiko penyebaran semakin meningkat karena mobilitas penduduk meningkat pesat beberapa minggu terakhir," ucapnya.***

wwwwww