Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
11 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
11 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
12 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
12 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
8 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Ini Alasan Tondi Menerima Pinangan Bumi Borneo

Ini Alasan Tondi Menerima Pinangan Bumi Borneo
Tondi Raja Syailendra (Dok. iblindonesia)
Rabu, 27 Oktober 2021 00:59 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Banyak tawaran yang ditolak Tondi Raja Syailendra untuk kembali ke Indonesia Basketball League (IBL). Namun, dia tak bisa menolak tawaran dari Bumi Borneo Basketball.

Alasan Tondi mau menerima pinangan Bumi Borneo sebetulnya sederhana. Pendatang baru di IBL itu ingin memberi kesempatan lebih banyak kepada pebasket Indonesia.

“Mereka ini mau mengembangkan pemain di luar pulau jawa dan punya kesempatan di liga basket tertinggi kita. Jadi tidak hanya pemain dari pulau jawa punya kesempatan main,” ujar Tondi.

Selain itu, Tondi menilai Bumi Borneo berbeda dengan tim IBL kebanyakan. Nantinya, para pemain yang bergabung tak hanya dibentuk sebagai pebasket.

“Bumi Borneo, juga punya poin yang sepertinya tidak dimiliki tim lain. Mereka tidak hanya ingin pemain mendapatkan gaji dari tim saja, jadi mereka akan dibantu dari sisi lain seperti membangun usaha,” ujar Tondi. ***

wwwwww