Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
17 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
17 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
10 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
4
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
19 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
5
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
19 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
6
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
19 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Evaluasi Kinerja Jokowi, Ribuan Buruh dan Mahasiswa Geruduk Istana Kamis

Evaluasi Kinerja Jokowi, Ribuan Buruh dan Mahasiswa Geruduk Istana Kamis
Ilustrasi aksi demo mahasiswa. (Foto: Istimewa)
Kamis, 28 Oktober 2021 00:45 WIB

JAKARTA - Ribuan massa dari sejumlah organisasi buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) akan menggelar aksi unjuk rasa mengevaluasi dua tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo di periode kedua, Kamis (28/10) besok.

Ketua Umum Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (Kasbi) Nining Elitos mengatakan, aksi rencananya akan digelar sekitar pukul 11.00 WIB. Aksi akan dilakukan di depan Istana Kepresidenan, Jakarta. "Iya besok aksi. Rencana titik kumpul depan Kedutaan Amerika, terus nanti longmarch ke Istana," kata Nining seperti yang dilansir GoNews,co dari CNNIndonesia.com, Rabu (27/10).

Dia berujar, aksi masih akan menuntut dan mengevaluasi kinerja Presiden Jokowi di tahun kedua pada periode keduanya. Nining menilai Jokowi masih gagal dalam menyejahterakan rakyat.

Selain buruh, Nining menyebut aksi juga akan bergabung dengan kelompok mahasiswa. Dia mengaku telah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan beberapa kelompok mahasiswa yang rencananya akan melakukan aksi yang sama. "Beberapa kelompok mahasiswa kita sudah ada koordinasi, komunikasi, mereka juga akan rencana aksi hal yang sama," kata Nining.

Rencana aksi tersebut sebelumnya telah disampaikan Nining. Massa akan membawa 10 tuntutan yang akan disampaikan ke pemerintah. Pertama, tuntutan mencabut UU Nomor 11 Tahun 2019 tentang Cipta Kerja dan berbagai aturan turunannya.

Kemudian, pihaknya mendesak penghentian pemutusan hubungan kerja (PHK), setop kriminalisasi dan penangkapan aktivis, hingga tuntutan atas jaminan persamaan hak dan perlindungan bagi pekerja rumah tangga dan buruh migran.

Selain Kasbi, beberapa elemen masyarakat yang berencana ikut aksi di Istana antara lain, Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI), Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Sentral Gerakan Buruh Nasional (SGBN), Konfederasi Serikat Nasional (KSN), Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi (SINDIKASI).

"Kami tegas sampaikan kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf Amin gagal menyejahterakan rakyat. Berbagai regulasi, melalui surat edaran, keputusan menteri, keputusan presiden dikeluarkan merugikan kepentingan rakyat dan lebih kedepankan investasi dan oligarki," ujarnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww