Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
13 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
13 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
15 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
15 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
15 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Glover Tak Sabar Ketemu Lowhorm

Glover Tak Sabar Ketemu Lowhorm
Michael Glover dan Dior Lowhorn, (Dok. iblindonesia) .
Selasa, 23 November 2021 12:28 WIB
Penulis: Azhari Nasution
TIMIKA - Indonesia Basketball League (IBL) musim 2022 akan diputar Januari mendatang. Namun, penggawa NSH Mountain Gold Timika, Michael Glover sudah tak sabar dan ingin cepat bertemu dengan Dior Lowhorn. Apalagi, pebasket yang akrab disapa Optimus Prime itu punya urusan yang belum diselesaikan dengan Lowhorn.

Duel antara Glover dengan Lowhorn terbilang pada pada IBL 2022. Sayang, karena pandemi Covid-19, penentuan siapa yang terbaik di antara mereka tertunda.

NSH Mountain Gold Timika seharusnya berjumpa kembali dengan Pelita Jaya Bakrie pada seri kedelapan di Yogyakarta. Namun, IBL Pertamax 2020 keburu dihentikan pada seri ketujuh di Malang.

Pada pertemuan pertama, NSH Mountain Gold Timika kalah 70-78 dari Pelita Jaya Bakrie. Andai laga kedua tetap berlangsung, kemungkinan akan menjadi penentu siapa pemuncak klasemen regular series.

“Saya sudah menonton pertandingan melawan Pelita Jaya sebanyak 100 kali. Saya pelajari apa yang salah dari pertemuan pertama,” ujar Glover.

“Ketika kembali bertemu, saya pastikan akan membalas kekalahan dari Pelita Jaya. Namun, hal itu harus tertunda dahulu,” sambungnya.

Glover kembali dipilih NSH Mountain Gold Timika pada IBL Draft 2021. Sementara Lowhorn juga kembali ke Pelita Jaya Bakrie Jakarta. Maka dari itu, persaingan keduanya sangat menarik untuk dinantikan pada musim depan. ***

Kategori:Non Olympic, Papua
wwwwww