Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
16 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
16 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
17 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
18 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
17 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
9 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2021-2022

Persib Gagal Penuhi Ambisi, Robert Kecewa

Persib Gagal Penuhi Ambisi, Robert Kecewa
Persib Bandung. (Dok. ligaindonesiabaru)
Senin, 29 November 2021 14:10 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SLEMAN - Persib Bandung gagal memenuhi ambisinya saat menghadapi Arema FC dalam laga lanjutan Liga 1 2021/2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Minggu (28/11/2021). Persib yang tidak diperkuat beberapa pemain pilar, tidak mampu berbuat banyak. Satu gol Dendi Santoso tak mampu dibalas penggawa Maung Bandung.

Pelatih Persib Robert Alberts sudah jelas kecewa dengan penampilan anak-anak asuhnya. Untuk kedua kalinya, kesempatan Persib mengkudeta Bhayangkara FC kembali gagal. Malah posisi Maung Bandung di urutan dua klasemen disalip lawan yang mengalahkannya, Arema FC.

"Mengecewakan, sangat mengecewakan karena untuk kedua kalinya di musim ini kami sebenarnya bisa memuncaki klasemen di liga tapi lagi-lagi kami gagal mewujudkan itu," ungkap Robert Alberts seusai laga.

Menurut pelatih berkebangsaan Belanda ini, Persib tidak menunjukkan karakter sebagai pemenang di lapangan. Banyak kesalahan-kesalahan yang semestinya tidak terjadi, hal itu harus dibayar dengan kehilangan tiga poin.

"Saya rasa kami tampil mengecewakan karena pemain tidak menunjukkan karakter dan intensitas di permainan terutama pada babak pertama dan itu dibayar dengan hilangnya tiga poin," kata Robert.

Malam itu Persib tidak menunjukkan kualitas sebenarnya. Instruksi tak berjalan sebagai mana mestinya. Persib pantas kalah, tim harus belajar dari dua kekalahan pada seri kedua ini, terlebih Persib kerap kalah ketika menjalani laga big match bergengsi.

"Itu bukan intensitas permainan yang kami inginkan karena seharusnya permainan ngotot ditampilkan sejak menit pertama untuk memperlihatkan keseriusan ingin menjadi pemuncak klasemen. Saya rasa ini suatu hal yang harus harus dipelajari oleh tim dan mengubahnya di laga-laga berikutnya," beber Robert.***

wwwwww