Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
19 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
18 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
12 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
12 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
12 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
17 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2021-2022

Aji Santoso Perhitungkan Kekuatan Barito Putera

Aji Santoso Perhitungkan Kekuatan Barito Putera
Aji Santoso. (Dok. ligaindonesiabaru)
Sabtu, 04 Desember 2021 11:19 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SOLO - Persebaya Surabaya akan menghadapi PS Barito Putera pada laga pekan 15 Liga 1 2021/2022 yang digelar di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Sabtu (4/12/2021) malam. Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso tetap mewaspadai Barito Putera yang memiliki kualitas komposisi apik pemain muda dan senior,

Menurutnya, hal tersebut menjadi kekuatan Barito Putera yang patut diwaspadai. Nama-nama pemain senior seperti Bayu Pradana dan Rizky Pora yang dikombinasikan dengan pemain muda seperti Luthfi Kamal dan Bagas Kaffa.

“Menurut saya Barito (Putera) merupakan salah satu tim yang bagus. Meskipun memang mungkin hasilnya belum maksimal tetapi saya melihat pemain Barito memiliki kualitas yang cukup merata,” ungkap mantan arsitek Persela Lamongan.

Aji Santoso tidak memikirkan soal catatan rekor pertemuan dengan Barito Putera yang dari 4 pertemuan terakhir sejak 2018, Persebaya menorehkan satu kali hasil seri dan sisanya berakhir dengan kekalahan.

Ia menegaskan bahwa persebaya tidak terbebani dengan rekor buruk tersebut. “Kalau itu catatan biarlah menjadi catatan. Saya pelatih yang tidak pernah percaya statistik jadi memang waktunya berbeda, pemain berbeda, dan pelatih berbeda,” ujar Aji Santoso.

“Jadi saya tidak pernah percaya statistik dan sejarah. Karena itu tidak ada satu patokan atau jaminan kalau itu juga akan bertahan,” tandasnya. ***

wwwwww