Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
8 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
10 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
4
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
4 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
5
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
10 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
6
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
5 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Home  /  Berita  /  Nasional

Kiai Maman Sambut Tantangan Jokowi untuk Generasi Muda NU

Kiai Maman Sambut Tantangan Jokowi untuk Generasi Muda NU
Ilustrasi generasi NU. (foto: dok. ist.)
Rabu, 22 Desember 2021 22:52 WIB
DEPOK - Tokoh muda NU yang juga Anggota Komisi VIII DPR (Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia) KH Maman Imanulhaq, menyatakan kesiapan Generasi Muda NU untuk memenuhi tantangan presiden dalam menggerakkan ekonomi umat di era digital. Hal tersebut Ia sampaikan dalam keterangan tertulis yang diterima di Depok, Jawa Barat, Rabu (22/12/2021).

"Percepatan teknologi digital harus disambut dan dimanfaatkan sebagai wahana untuk memudahkan warga nahdliyin dalam membantu aktivitas dakwahnya," kutipan pernyataan Maman yang dibaca GoNEWS.co.

Maman mengungkapkan, dirinya malah tengah menggagas sebuah program yang mencakup pembuatan ekosistem konten digital di pesantren-pesantren mulai dari pembinaan, pelatihan produksi hingga distribusi.

"Pesantren harus terlibat aktif memfasilitasi perkembangan potensi dan kekuatan ekonomi pesantren seperti UMKM, start up, halal centre, digital farming dan lainnya agar bisa berkolaborasi dengan kekuatan ekonomi lain baik di tingkat lokal, nasional, maupun global," kata dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan NU harus mampu meningkatkan perannya dalam mengerek perekonomian umat. NU harus menjadi kelompok usaha besar yang menjadi lokomotif untuk menggerakkan sendi-sendi ekonomi di dalam masyarakat. Jokowi bahkan menantang kader-kader muda NU dengan akan memberikan hak konsesi baik itu lahan pertanian ataupun pertambangan energi dan minerba untuk dikelola.

Tak ketinggalan, Jokowi memastikan bahwa dunia virtual itu pasti akan datang, terlebih revolusi digital di dunia yang kini terjadi dipengaruhi oleh pandemi Covid-19 yang mempercepat kedatangan dunia virtual.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat membuka Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Pondok Pesantren Darussaadah, Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah, Rabu (22/12/2021).***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:PON, Nasional, Jawa Barat
wwwwww