Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
14 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
15 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
16 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
16 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
16 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
23 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Ramai Bursa Cagub DKI, Ini Alasan Nasdem Usung Nama Sahroni

Ramai Bursa Cagub DKI, Ini Alasan Nasdem Usung Nama Sahroni
Ahamad Syahroni dan Gubernur DKI, Anies Baswedan. (Foto: Istimewa)
Kamis, 06 Januari 2022 20:17 WIB

JAKARTA - Di tahun terakhir masa jabatan Gubernur Anies Baswedan, mulai bermunculan sejumlah nama yang dianggap bisa mengisi kursi DKI 1. Berbagai partai mulai menyodorkan kadernya untuk menjadi pengganti Anies.

Salah satunya partai NasDem yang menyatakan bakal mengusung nama Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni. Hal ini dikatakan oleh Ketua fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino. "InsyaAllah Sahroni akan didukung sebagai calon Gubernur DKI," ujar Wibi saat dihubungi, Kamis (6/12/2022).

Sahroni sendiri saat ini sudah dikenal sebagai Ketua Organizing Commitee Formula E. Bahkan Sahroni juga dijuluki Crazy Rich Tanjung Priok, Jakarta Utara, tempat tinggalnya.

Menurut Wibi, nama Sahroni juga menjadi pertimbangan DPP NasDem. Apalagi, ia menilai dengan kiprahnya saat ini, Sahroni memiliki elektabilitas yang cukup tinggi. "Kita dari DKI Jakarta juga menganggap figur Ahmad Sahroni adalah salah satu yang mempunyai kapabilitas dan elektoral yang tinggi di Jakarta," jelas Wibi.

Kendati demikian, Wibi menyatakan keputusan ini belum final karena belum ada pembicaraan resmi. Partainya masih berproses menjaring kader lainnya untuk maju di Pilkada yang masih akan dilaksanakan dua tahun lagi.

"Kita sangat terbuka kepada semua karena belum ada proses penjaringan. Dari DPP NasDem mungkin per orang mempunyai jagoan. Itu silakan saja. Kita di DKI Jakarta belum ada diskusi lebih lanjut terkait dengan Pilgub karena kita fokus dengan pemenangan Pileg untuk 2024," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww