Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
8 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
9 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
10 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
10 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
5
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
10 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Penonton Harus Penuhi Syarat dan Ketentuan

Penonton Harus Penuhi Syarat dan Ketentuan
Selasa, 11 Januari 2022 18:03 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Masyarakat pecinta bola basket Indonesia bakal bisa menyaksikan langsung Kompetisi Indonesia Basketball League (IBL). Namun, ada beberapa syarat dan ketentuan yang perlu diketahui dan dipahami para penonton.

Seri pertama IBL Tokopedia 2022 akan berlangsung di Hall Basket, Senayan, Jakarta pada 15-20 Januari 2022. Sama seperti penonton, setelah sekian lama, kompetisi basket tertinggi Tanah Air akhirnya bisa kembali berlangsung di Hall Basket. Untuk penonton ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi antara lain telah melakukan vaksinasi dua kali dan tidak memiliki komorbid. Selain itu, batas bawah penonton yang boleh hadir adalah enam tahun dan maksimal 65 tahun.

Jumlah penonton yang hadir juga tak bisa memenuhi Hall Basket. Dari kapasitas 2.400 hanya 500 orang yang bisa hadir. “Itu sudah termasuk undangan dan juga hanya memenuhi satu sisi dari Hall Basket saja,” ujar Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah.

“Pembelian tiket juga hanya secara online. Jadi tidak ada penjualan on the spot,” imbuhnya. Di dalam Hall Basket juga ada beberapa aturan yang perlu ditaati penonton yakni memakai masker dan tidak makan selama berada di dalam. Kursi juga cukup berjarak karena Hall Basket sudah menggunakan single seat.

Kerinduan akan menonton langsung IBL dari tribun dipahami Junas. Akan tetapi, saat ini kondisi belum memungkinkan untuk membuka secara penuh.

“Untuk yang tidak kebagian tiket melalui online, jangan memaksakan diri untuk datang ke lokasi pertandingan. Pertandingan masih bisa disaksikan melalui IBL TV. Mari kita saling jaga agar #Ligakita bisa berjalan dengan lancar dan tanpa kendala di musim ini,” ujar Junas.

Situasi dapat berubah sewaktu-waktu mengenai aturan pemerintah tergantung pada situasi Covid-19 di kota terkait. Karena itu, yuk kita juga terus sama-sama saling jaga. ***

wwwwww