Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
12 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
12 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
13 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
14 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
13 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Basket

Rindu Tanah Leluhurnya, Mendagri Malaysia Mudik ke Air Tiris Kampar Riau

Rindu Tanah Leluhurnya, Mendagri Malaysia Mudik ke Air Tiris Kampar Riau
Bupati Kampar, Provinsi Riau Catur Sugeng Susanto (kanan) saat menerima donasi dari Mendagri Malaysia Dato' Seri Hamzah bin Zainuddin untuk revovasi Masjid Jamik Air Tiris, di Kabupaten Kampar, Selasa 25 Januari. (Foto Antara)
Rabu, 26 Januari 2022 12:38 WIB

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Malaysia Dato' Seri Hamzah bin Zainuddin ternyata leluhurnya berasal dari Indonesia. Tepatnya di wilayah Air Tiris, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Ia mendatangi tanah leluhurnya, pada Selasa 25 Januari, sambil memberikan bantuan renovasi masjid jamik setempat.

Dalam kunjungan tersebut, Dato' Seri Hamzah memberikan sumbangan dalam bentuk uang rupiah dan uang ringgit Malaysia untuk renovasi Masjid Jamik dan untuk kenduri masyarakat dan para datuk-datuk di daerah itu nantinya. Bantuan tersebut diberikan langsung kepada Ketua Pengurus Masjid Jamik Air Tiris.

Seharusnya Dato' Seri Hamzah akan berziarah ke makam keluarganya Tun Fatimah di Pemakaman Umum Desa Sungai Tonang. Namun, karena kondisi yang tidak memungkinkan serta hari telah senja disertai hujan deras, sehingga kegiatan dibatalkan.

Dato' Seri Hamzah datang bersama rombongan akhirnya menuju Masjid Jamik Air Tiris. Di dalam masjid tua tersebut telah tersedia hidangan panjang untuk disantap bersama masyarakat setempat.

Sebelum santap bersama, Dato' Seri Hamzah menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan masyarakat terhadap kedatangannya. "Ini luar biasa, saya pulang kampung disambut antusias masyarakat dan sanak saudara walaupun dalam kondisi hujan," katanya.

Ia menceritakan sejarah singkat keturunannya dari mana ia berasal. Ia mengaku adalah keturunan dari neneknya yang merupakan warga Kabupaten Kampar, tepatnya di Desa Sungai Tonang.

"Saya manusia biasa yang dilahirkan di Malaysia, tetapi nenek saya dilahirkan di Kampar ini, kemudian dibawa oleh bapaknya ke Malaysia. Dia datang dengan adiknya. Dia dan ada adiknya dua orang lagi tinggal di Malaysia," kata Dato' Hamzah ketika berkunjung di Masjid Jamik Air Tiris.

Makam nenek Mendagri Malaysia ini terletak di Desa Sungai Tonang, Kabupaten Kampar, yang bernama Tun Fatimah Binti Bendahara Seri Maharaja Tun Mutahir.

Dia menyebutkan bahwa persaudaraanya dengan orang Kampar tidak akan pernah putus. Banyak persamaan antara Malaysia dan Kampar, bukan hanya dari segi bahasanya namun juga dari budaya.

Di sisi lain, dia juga mengungkapkan rasa kagumnya kepada bangunan masjid jamik yang telah didirikan ratusan tahun silam itu. "Saya sangat tertarik dengan masjid tua ini. Masjid tua yang kita bangun ini menunjukkan betapa hebatnya orang Melayu Riau. Ini membuktikan kita mampu, bukan hanya mampu membangunkan masjid, tapi sebagai bukti kita mampu membangun kampung kita ini," kata Dato' Seri Hamzah bin Zainuddin.

Sementara itu Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto menyampaikan ucapan selamat datang di "Bumi Serambi Mekah" Riau ini. "Selamat pulang kampung, selamat berjumpa dengan keluarga di Kampar," katanya.

Bupati menceritakan bahwa Dato' Seri Hamzah memang lahir di Malaysia, namun saudara neneknya bernama Tuan Fatimah lahir di Kampar dan meninggal dan dimakamkan di Kampar, tepatnya di Pemakaman Umum Desa Sungai Tonang Kecamatan Kampar Utara.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Basket, Riau
wwwwww