Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sesi Terakhir Wirasena Youth Camp 2026: Peserta Tulis Komitmen Nyata sebagai Penggerak
Kemenpora
24 jam yang lalu
Sesi Terakhir Wirasena Youth Camp 2026: Peserta Tulis Komitmen Nyata sebagai Penggerak
2
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
8 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
3
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
4
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
Hukum
8 jam yang lalu
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
5
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
8 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
6 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Nasional

Agar Pariwisata Pulih dan Bangkit, Menko Airlangga: Perlu Kerjasama Lintas Sektor

Agar Pariwisata Pulih dan Bangkit, Menko Airlangga: Perlu Kerjasama Lintas Sektor
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto.
Rabu, 09 Februari 2022 21:16 WIB
JAKARTA - Seluruh upaya dalam melanjutkan pemulihan ekonomi dari pandemi Covid-19 masih terus dilakukan, tak terkecuali oleh pelaku ekonomi di sektor pariwisata. Peningkatan kolaborasi antar pemangku kepentingan di sektor yang terdampak paling berat akibat pandemi ini juga terus dilakukan, agar sektor pariwisata dapat segera bangkit dan pulih.

“Saya mengajak kita semua untuk memperkuat kerja sama lintas sektor guna mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional, terutama pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan keynote speech secara daring pada acara Rapat Kerja Nasional II Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Tahun 2022 yang mengangkat tema Pulih dan Bangkit Pariwisata Indonesia, Rabu (9/02).

Dalam upaya pemulihan sektor pariwisata, Indonesia menghadapi berbagai tantangan diantaranya masih perlunya peningkatan konsistensi penerapan standar kesehatan, keamanan, dan keberlanjutan lingkungan oleh seluruh kalangan masyarakat, serta terbatasnya aktivitas dunia pariwisata.

Dalam rangka mendukung pemulihan industri pariwisata pada tahun 2022 ini, pemerintah telah menyiapkan sejumlah kebijakan dan program diantaranya dengan pemberian insentif. Anggaran untuk menunjang pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif juga telah disiapkan Pemerintah yakni sebesar Rp4,55 triliun. Selanjutnya, dukungan prioritas yang menunjang sektor pariwisata seperti dukungan terhadap G-20, Mandalika International Circuit, dan lainnya juga telah dialokasikan sebesar Rp3,39 triliun.

Lebih lanjut, pengembangan travel bubble baik secara bilateral maupun regional juga telah diupayakan Pemerintah. Pada bulan Januari yang lalu, Pemerintah telah meluncurkan kebijakan Travel Bubble Batam-Bintan-Singapura dan telah diuji cobakan pada tanggal 24 Januari 2022. Diharapkan melalui kebijakan ini, pemulihan ekonomi terutama sektor pariwisata di Batam dan Bintan dapat diakselerasi.

Upaya berikutnya yakni penguatan protokol kesehatan di seluruh destinasi wisata. Penegakan Protokol Kesehatan merupakan kata kunci kesuksesan pencegahan penyebaran Covid-19. Pengelola kawasan diwajibkan membentuk Satgas Covid-19 Kawasan serta setiap destinasi dan industri pariwisata juga wajib memenuhi standar Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE).

“Dengan kolaborasi yang efektif, saya percaya bahwa kita bersama-sama dapat melaluinya dengan baik serta mampu membangun perekonomian kita kembali,” tutup Menko Airlangga. ***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Voli, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww