Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
11 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
11 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
12 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
12 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
8 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Kejuaraan Bulutangkis Asia Beregu 2022

Timnas Indonesia Butuh Kerja Keras Hadapi Korsel

Timnas Indonesia Butuh Kerja Keras Hadapi Korsel
Aryono Miranat (Foto: PB Djarum)
Rabu, 16 Februari 2022 22:53 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SELANGOR - Tim Nasional (Timnas) Bulutangkis Indonesia butuh kerja keras menghadapi Korea Selatan (Korsel) di pertandingan kedua babak penyisihan Grup A Kejuaraan Bulutangkis Asia Beregu (BATC) 2022. Karena laga ini sangat penting, Indonesia siap turunkan kekuatan terbaik.

Pertarungan Indonesia lawan Korea Selatan siap tersaji di Setia City Convention Centre, Selangor, Malaysia, Kamis (17/2) pagi. Pertarungan ini diprediksi bakal berlangsung sengit karena masing-masing tim ingin memetik kemenangan agar jalan menuju ke semifinal makin lapang.

Dikatakan Aryono Miranat, pelatih ganda putra, pertarungan melawan Korea Selatan ini akan sangat menentukan nasib perjalanan tim Indonesia dalam kejuaraan yang diikuti delapan negara tersebut. Untuk bisa segera mengamankan tiket ke semifinal, mau tidak mau Chico Aura Dwi Wardoyo dkk., harus menang.

"Pertandingan lawan Korea besok itu sangat penting. Kansnya seimbang, 50-50. Kalau kita bisa menang, tiket ke semifinal itu rasanya makin dekat. Tetapi itu juga tidak mudah dan perlu perjuangan keras," sebut Aryono kepada Tim Humas PBSI, di Hotel Sunway Pyramid, Selangor, Rabu (16/2) siang.

Pertarungan tersebut diprediksi tidak mudah. Maklum, di pertandingan pembuka, Selasa (15/2) Korea Selatan menang 5-0 atas India. Sementara Indonesia mengatasi Hong Kong 4-1.

Sebagai persiapan, Skuad Garuda Muda begitu serius mempersiapkan diri. Hari Rabu (16/2) pagi para pemain berlatih di Setia Badminton Hall, Selangor. Latihan selama dua jam ini memang sengaja untuk menghadapi tim Negeri Ginseng.

"Kita sudah melakukan evaluasi, terutama untuk pemain ganda. Yang kemarin ada yang kurang-kurang, tentu akan kita diperbaiki. Yang pasti kami akan tampil dengan tim terbaik," tegas Aryono.

Sementara menurut Harry Hartono, pelatih tunggal putra, bicara soal kans lawan Korea, peta kekuatan di sektornya tetap seimbang. Apalagi Chico, Ikhsan Rumbay, dan Christian Adinata mengaku belum pernah ketemu dengan pemain-pemain Korea yang melawan India.

"Lawan Korea itu partai penting yang diharapkan bisa kita menangkan agar tiket ke semifinal bisa lebih cepat diraih. Karena itu, tunggal putra Indonesia juga akan menurunkan kekuatan terbaik," jelas Harry.

Disampaikan Harry, dari hasil evaluasi pertandingan lawan Hong Kong, tiga pemain tunggal tampil bagus, padahal mereka sebagian besar baru pertama kali main di kejuaraan beregu senior. Mereka menampilkan permainan terbaik dan percaya diri.

"Yang makin menggembirakan, mereka bisa cepat beradaptasi dengan arena. Terutama Chico yang begitu percaya diri bisa mengalahkan Lee Cheuk Yiu, pemain yang sulit dikalahkan Anthony Ginting," sebut Harry. ***

wwwwww