Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
11 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
11 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
12 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
12 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Kejuaraan Bulutangkis Asia Beregu 2022

Jepang Mundur, Timnas Bulutangkis Putri Indonesia ke Final

Jepang Mundur, Timnas Bulutangkis Putri Indonesia ke Final
Prasetyo Restu Basuki (Foto: PP PBSI)
Sabtu, 19 Februari 2022 19:40 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SELANGOR - Tim Nasional (Timnas) Bulutangkis Putri Indonesia melaju ke final Kejuaraan Bulutangkis Asia Beregu (BATC) 2022. Gregoria Mariska Tunjung dan kawan-kawan ke final tanpa tanding setelah lawannya, Jepang mundur.

Sesuai jadwal, laga semifinal antara Indonesia dan Jepang sebenarnya akan berlangsung Sabtu (19/2/2022). Namun sayang, pertandingan yang siap mentas di Setia City Convention Centre, Selangor, Malaysia, batal berlangsung.

Seperti disampaikan oleh Badminton Asia, tim putri Jepang mengundurkan diri dari kejuaraan ini. Alasannya pemain asal Negeri Sakura itu tidak fit untuk turun bertanding.

Informasi kepastian Jepang mundur tersebut diterima tim Indonesia pagi hari saat dalam perjalanan naik bus dari Hotel Sunway Pyramid ke stadion. Tim pun menyambut dengan gembira.

"Kita ucapkan rasa syukur di pagi yang cerah ini kita dapat berita yang menggembirakan, kita lolos tanpa mengeluarkan keringat setelah tim Jepang mundur. Padahal dari semalam kita sudah kumpul dan bertanya ke pemain, mereka menjawab siap berjuang habis-habisan untuk menyumbang poin," tutur Herli Djaenudin, pelatih tunggal putri.

"Alhamdulillah hasil ini harus kita syukuri. Diberi kemudahan bisa lolos ke final dengan tanpa tanding. Anak-anak sebenarnya sudah siap tempur dan kondisi pemain juga sehat dan siap secara mental dan fisik," timpal Prasetyo Restu Basuki, pelatih ganda putri.

"Setelah Jepang mundur, kami makin semangat. Semoga kita bisa juara dan saya bisa mendapatkan kado ulang tahun terbaik," kata Febriana Dwipuji Kusuma yang hari ini tepat merayakan ulang tahun bersama Stephanie Widjaja.

Mundurnya Jepang, menurut Herli, malah menambah semangat. Artinya satu tangga sudah dilewati dan Indonesia bisa maju ke final. "Kalau ada kesempatan kenapa tidak diambil. Meski pun dengan diperkuat pemain muda, ternyata mereka punya semangat luar biasa untuk mengejar juara," sebutnya.

"Siapa pun lawannya di final nanti, kita siap. Kemenangan tanpa tanding ini membuat pemain tambah semangat. Meski target ke final sudah bisa dicapai, kita akan terus berjuang hingga titik darah penghabisan," ucap Prasetyo.

Setelah tidak turun bertanding, tim putri Skuad Garuda Muda memanfaatkan waktu dengan berlatih serius. Selama dua jam tim putri berlatih di Setia Badminton Hall, Selangor yang tempatnya tidak jauh dari arena pertandingan.

"Hari ini kita mempersiapkan diri untuk menghadapi siapa pun lawan di final besok. Latihan ini untuk mematangkan persiapan dan strategi menghadapi partai final. Kita akan memaksimalkan latihan," tutur Prasetyo.

"Hari ini pemain putri tetap latihan. Ini untuk menjaga kondisi kebugaran anak-anak dan menjaga semangat siap tempur mereka," ucap Herli. ***

wwwwww