Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
15 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
15 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
16 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
17 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
17 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
8 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Home  /  Berita  /  Olympic

Kiat Kepala BIN Jadikan Pandemi Menuju Endemi

Kiat Kepala BIN Jadikan Pandemi Menuju Endemi
Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Budi Gunawan (kanan). (Foto: ANTARA/Rivan Awal Lingga).
Rabu, 23 Maret 2022 16:00 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Berbagai indikator pandemi di Indonesia membaik secara signifikan. Per Senin, 21 Maret, rasio kasus positif harian berdasarkan jumlah orang diuji (positivity rate) berhasil turun ke range standar aman WHO di angka 4,55 persen (standar WHO maksimal 5 persen).

Bandingkan dengan positivity rate sebulan lalu yang masih di angka 14,15 persen. Level PPKM secara nasional juga membaik. Per Selasa kemarin, 22 Maret tidak ada lagi daerah berlevel 4; begitu pula, jumlah daerah yang berstatus Level 3 mengalami penurunan dari sebelumnya 66 daerah menjadi 39 daerah.

Sebagian besar wilayah kini berada di level 2 (55 daerah) dan level 1 (83 daerah). Pertanda Indonesia di jalan yang benar menuju akhir pandemi? Menurut Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan, saat ini Indonesia tengah memasuki masa pra kondisi menuju transisi pandemi menjadi endemi.

Secara gradual, pembatasan sosial memang sudah dilonggarkan. PPKM turun menurun; mayoritas kegiatan di daerah PPKM level 1 boleh dihadiri 100 persen kapasitas, antigen dan PCR tak lagi wajib bagi yang sudah vaksin dosis ke-2; jangka waktu karantina setiba dari luar negeri dipangkas kini hanya 1 hari.

"Tapi agar proses pra kondisi ini berlangsung aman, semua tahap pelonggaran harus kita dilakukan secara terukur, science-based, dan selalu disertai disiplin mitigasi," ujar Budi Gunawan, Rabu, 23 Maret 2022.

Mitigasi yang dimaksud, lanjut Budi Gunawan, harus dimulai dari hulu dan melibatkan semua elemen Bangsa: meningkatkan capaian vaksinasi dosis ke-2 dan booster secara merata ke semua wilayah; mengakselerasikan screening, testing, dan tracing; mendisiplinkan kebiasaan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan; hingga memastikan ruang-ruang publik berventilasi atau memiliki filter udara yang baik (perkantoran, gedung pertemuan, rumah ibadah, mal dan pasar).

Sementara di hilir akan dilakukan peningkatan kapasitas rumah sakit, perbanyakan tenaga kesehatan, serta pengamanan ketersediaan obat-obatan.

"Ada keniscayaan semua elemen Bangsa mengadopsi kebiasaan baru demi hidup baru; hidup berdampingan dengan virus corona. Semua harus membiasakan diri dengan kebiasaan mitigasi tadi. Sebagian bahkan harus menjadi etika sosial. Misalnya menggunakan masker, harus dipandang sebagai wujud tanggungjawab dan tenggang rasa; karena melindungi orang lain dari virus yang mungkin kita bawa," ujar Budi Gunawan. Dengan demikian Indonesia bisa memasuki hidup normal baru dengan baik.***

wwwwww