Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
10 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
12 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
18 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
4
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
6 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
8 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
12 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Akui Performa Atlet PB WI, Menpora Amali Tingkatkan Kriteria Pengiriman Atlet

Akui Performa Atlet PB WI, Menpora Amali Tingkatkan Kriteria Pengiriman Atlet
Peserta pada Sirkuit Nasional Wushu Taolu 2021. (Istimewa)
Selasa, 19 April 2022 23:43 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali kembali menegaskan pemerintah sangat menginginkan prestasi level dunia seperti olimpiade. Untuk itu, Menpora Amali menyampaikan akan meningkatkan kualitas dan kriteri-kriteria pengiriman atlet ke single dan multievent.

"Ke depan kita akan menambahkan ukuran-ukuran pengiriman atlet untuk single dan multievent. Hal ini karena kita inginkan prestasi dunia, target kita adalah peringkat dunia di olimpiade," ujar Menpora Amali saat membuka secara resmi Sirkuit Nasional Wushu Taolu, Season 2-Stage 1 secara virtual dari Kantor Kemenpora Senayan, Jakarta, Selasa (19/4) malam.

Menurut Menpora Amali, saat ini pengiriman atlet masih berdasarkan dokumen dari cabor dan dari atlet bersangkutan. Pihaknya saat ini akan menambah kriteria pengiriman atlet berdasarkan ukuran-ukuran fisik.

"Jika saat ini masih berdasarkan dokumen, tetapi kita sudah mulai mencoba untuk Asian Games mendatang dan SEA Games yang akan datang, ukuran-ukuran fisik juga akan kita lakukan," katanya menambahkan.

Menpora Amali menilai sejauh ini pengukuran fisik dari atlet-atlet PB WI telah menunjukkan performa yang baik. Ia berharap capaian itu dapat dipertahankan. "Pengukuran-pengkuran seperti VO2 Max dan sebagainya atlet-atlet wushu menunjukkan performa terbaiknya, tolong dipertahankan karena kedepan akan kita perketat lagi untuk pengiriman," tuturnya.

Menpora juga berharap cabang olahraga wushu segera bisa dipertandingkan di tingkat olimpiade. Sehingga, Indonesia akan segera menghasilkan atlet-atlet wushu tingkat dunia.

"Saya apresiasi dan terima kasih kepada wushu, walaupun belum menjadi cabor yang dipertandingkan di olimpiade tetapi, Ketua Umum tadi sampaikan, nanti pada Olimpiade 2032 yang akan datang wushu menjadi salah satu cabor yang bisa dipertandingkan, ini juga harapan kita," harapnya.

"Untuk itu persiapan sejak usia dini seperti PB WI ini melakukan Sirnas Taolu Junior kami sangat apresiasi, semoga akan menghasilkan atlet-atlet kelas dunia dan bisa membanggakan bangsa dan negara," pungkasnya.

Sirkuit Nasional Wushu Taolu, Season 2-Stage 1 dilaksanakan di DI Yogyakarta mulai tanggal 18 hingga 25 April 2022. Diikuti 665 atlet-atlet junior pengkab, pengkot dan pengprov seluruh Indonesia. Dengan mempertandingkan sebanyak 3.328 nomor pertandingan. Junior C total 280 peserta. Junior B total 290 peserta. Junior A total 96 peserta. ***

wwwwww