Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
9 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
3
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
11 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
4
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
5 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
6 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
11 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Buka Sirkuit Nasional Wushu Taolu 2022, Menpora Amali Puji Konsistensi PB WI Gelar Kompetisi

Buka Sirkuit Nasional Wushu Taolu 2022, Menpora Amali Puji Konsistensi PB WI Gelar Kompetisi
Menpora Amali secara virtual membuka Sirkuit Nasional Wushu Taolu 2022. (Foto: Humas Kemenpora)
Selasa, 19 April 2022 23:27 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali membuka “Sirkuit Nasional Wushu Taolu 2022 Stage I secara virtual, Selasa (19/4/2022) malam. Acara ini digelar di Yogyakarta mulai 18 hingga 25 April 2022.

Dalam sambutannya, Menpora Amali memberikan pujian kepada PB Wushu Indonesia karena konsisten menyelenggarakan kompetisi. Menurutnya, berdasarkan catatan Kemenpora wushu adalah salah satu cabang olahraga yang dikelola dengan baik.

“Wushu tata kelolanya bagus, kemudian kompetisinya dalam bentuk pertandingan-pertandingan, kejuaraan maupun sirkuit juga secara reguler dilakukan. Ini sebagai contoh bagaimana mengurus cabang olahraga dengan baik. Jadi terima kasih kepada pak ketua umum, sekjen dan seluruh pengurus,” kata Menpora Amali dalam sambutannya.

Menpora Amali berharap apa yang sudah dilakukan dengan baik tersebut dapat dipertahankan. Pasalnya, pemerintah saat ini tengah mendorong kepada seluruh cabang olahraga untuk melakukan pembinaan sejak usia dini. Hal tersebut yang sudah dilakukan oleh Wushu, karena mempersiapkan lapisan-lapisan atlet-taletnya di berbagai event.

“Terbukti pada perhelatan-perhelatan multi event maupun single event, baik itu internasional maupun regional wushu selalu menyumbangkan medali,” katanya.

Disamping itu, Menpora Amali bicara terkait perubahan paradigm olahraga setelah adanya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 Tentang Keolahragaan dan Perpres Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang merupakan blueprint dari prestasi olahraga nasional.

“Target kita adalah olimpiade, Asian Games dan SEA Games hanya kita jadikan sebagai sasaran antara. Oleh karena itu pengiriman atlet di berbagai event itu benar-benar didasarkan pada hasil catatan prestasi yang ada di masing-masing cabang olahraga dan secara individual atlet itu,” katanya.

Menpora Amali pun mengapresiasi adanya kegiatan ini. Dia berharap wushu menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di olimpiade 2032 nanti. “Mudah-mudahan kegiatan ini akan menghasilkan atlet-atlet kelas dunia dan bisa membanggakan bagi bangsa dan negara. Selamat melaksanakan Sirkuit Nasional Wushu Taolu untuk tingkat junior. Semoga akan menghasilkan atlet-atlet junior dan selanjutnya menjadi atlet elit tingkat internasional,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Umum PB WI Airlangga Hartarto mengatakan meski masih dalam situasi pandemi covid-19, namun pembinaan atlet wuhsu harus terus dilakukan salah satunya dengan kegiatan sirkuit tersebut.

“Saya meminta kepada seluruh pengurus mulai dari tingkat sasana sampai dengan provinsi untuk tetap semangat dan mencari inovasi-inovasi yang disesuaikan dengan kondisi situasi di daerah masing-masing, agar terus-menerus melakukan pembinaan khususnya di usia dini dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Khusus kepada seluruh atlet yang tampil Saya berharap bisa memberikan penampilan terbaik sehingga mampu meraih prestasi membanggakan bagi sasana dan juga keluarga.

Dalam kesempatan ini, Airlangga mengucapkan terimaakasih kepada Menpora, Dewan Kehormatan PB WI, KONI Pusat dan NOC Indonesia yang telah memberikan dukungan terhadap kemajuan olahraga wushu di Indonesia.

“Kepada orang tua atlet yang telah tekun mengawasi, mengantar, memberikan semangat kepada anaknya untuk berlatih. Dan tentunya kepada seluruh pengurus, pelatih, wasit dan juri di semua tingkatan yang berkomitmen untuk memajukan prestasi wushu Indonesia,” katanya.

Acara ini turut dihadiri Ketua Komite Olimpiade Indonesia, Ketua KONI, Bapk Wushu IGK Manila dan Ketua Wushu daerah seluruh Indonesia serta para peserta. ***

wwwwww