Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
19 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
23 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
18 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Kriminal

Dilema Legislator PKS: Rokok Kontradiksi dengan Kesehatan Tapi Pemasukan Industrinya Diharapkan

Dilema Legislator PKS: Rokok Kontradiksi dengan Kesehatan Tapi Pemasukan Industrinya Diharapkan
Anggota DPR RI Anis Byarwati dalam kunjungan kerja tindaklanjut laporan soal cukai di Kudus, Jawa Tengah, Selasa, 7 Juni 2022. (foto: pks dpr ri for www.gonews.co)
Rabu, 08 Juni 2022 17:59 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi XI Fraksi PKS DPR RI Anis Byarwati dalam keterangannya yang dibaca Rabu (8/6/2022), mengaku dilema soal industri rokok.

"Di satu sisi industri rokok sangat diharapkan pemasukannya, namun di sisi lain memiliki kontradiksi dengan unsur kesehatan," Anis sebagaimana dikutip GoNEWS.co di Jakarta.

Baca Juga: PKS Sebut Raffi Ahmad Cocok Jadi Capres 2024

Baca Juga: Anies-AHY, NasDem-Demokrat-PAN atau NasDem-Demokrat-PKS?

Ketua DPP PKS bidang Ekonomi dan Keuangan ini mengatakan pemasukan dari cukai tembakau menjadi penopang terbesar dari pemasukan cukai nasional yaitu sebesar 95%.

Dalam kunjungan kerja ke PT Djarum di Kudus, Jawa Tengah, kemarin, Anis meyaksikan sendiri bahwa industri rokok cukup membantu masyarakat dalam memperoleh peghasilan.

Baca Juga: Kelola Tata Niaga Migor, PKS Desak Pemerintah Berdayakan BPN dan Bulog

Baca Juga: PKS: Kasus Mafia Migor Layak Disebut sebagai Kejahatan Korporasi

Di Kudus, lokasi pabrik rokok PT Djarum, tingkat kemiskinan tahun 2021 meningkat dari 7,31% ke 7,60%. "Angka ini termasuk kecil dengan kemungkinan sebagiannya terbantu oleh industri rokok karena menyerap tenaga kerja," ujar Anis.

Karenanya, menurut Anis, kontradiksi pemasukan industri rokok dengan dampak kesehatan rokok itu sendiri "Menjadi dilema yang tak pernah usai."

Baca Juga: PKS Desak Pemerintah untuk Segera Atasi Masalah Minyak Goreng Curah

Baca Juga: PKS Minta Menperin Tak Gentar dengan Ancaman Mafia Migor
***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Nasional, Kriminal, DKI Jakarta, Jawa Tengah
wwwwww