Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
20 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
15 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
19 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
16 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
19 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
14 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Optimis! Daerah Ini Terus Genjot Produksi Padi Ditengah Ancaman Krisis Pangan

Optimis! Daerah Ini Terus Genjot Produksi Padi Ditengah Ancaman Krisis Pangan
Ilustrasi area pesawahan. (foto: www.gonews.co/dzulfiqar)
Selasa, 14 Juni 2022 15:45 WIB
JAKARTA - Kepala Dinas Pertanian Agam Afniwirman di Lubukbasung, Selasa (14/6/2022) mengatakan, produksi padi di daerah itu mencapai 185.473 ton selama Januari sampai Mei 2022.

"185.473 ton itu dari luas panen 31.923 hektare dari realisasi tanam 29.853,6 hektare," kata Afniwirman sebagaimana dikutip GoNEWS.co dari Antara Sumbar.

Rinciannya, 185.473 ton itu berasal dari produksi Januari 35.278 ton dengan luas panen 6.072 hektare, Februari 36.998 ton dengan luas panen 6.368 hektare.

Sementara pada Maret 41.524 ton dengan luas panen 7.147 hektare, April 37.161 ton dengan luas panen 6.396 hektare dan Mei 34.511 ton dengan luas panen 5.940 hektare.

"Luas panen padi itu tersebar di 16 kecamatan di Agam," katanya.

Ia menambahkan, target tanam padi di Agam selama 2022 sebanyak 70.880 hektare.

Pihaknya berharap target itu tercapai nantinya, sehingga produksi padi di Agam meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

"Kita melakukan berbagai upaya agar produksi padi meningkat dengan memberikan bantuan kepada petani, pestisida dan lainnya," katanya.

Sebagaimana diketahui, saat ini dunia tengah menghadapi ancaman ataupun potensi kiris pangan. Sejumlah negara telah membatasi ekspor pangan guna memenuhi kebutuhan pasokan di dalam negeri mereka.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Voli, Nasional, DKI Jakarta, Sumatera Barat
wwwwww