Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
10 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
10 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
11 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
12 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
11 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
7 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Beladiri

Ditangkap Polisi karena Diduga Bjorka, MAH Pemuda Madiun Ternyata Penjual Es Keliling

Ditangkap Polisi karena Diduga Bjorka, MAH Pemuda Madiun Ternyata Penjual Es Keliling
Ilustrasi Hacker. (Foto: Istimewa)
Kamis, 15 September 2022 14:00 WIB
JAKARTA - MAH, pria berumur 21 tahun warga Dusun Mawatsari, Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, ditangkap polisi karena dituduh sebagai hacker Bjorka.

Pemuda tersebut ditangkap tim Cyber Crime Dirtipidsiber Bareskrim Polri, Rabu (14/9) kemarin. Berdasarkan informasi terhimpun, MAH ditangkap polisi Rabu bakda Magrib, sekitar pukul 18.30 WIB.

Dari rumahnya, MAH langsung dibawa tim Bareskrim Polri ke Mapolsek Dagangan untuk diinterogasi. Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim Kombes Farman tidak membantah informasi tersebut. Tapi ia menegaskan bukan personelnya yang melakukan penangkapan.

Bjorka mengecam penangkapan MAH, pemuda Madiun, Jatim, yang dianggakp polisi sebagai dirinya. Dia juga membocorkan foto dan profile WhatsApp orang yang menuduh MAH. "Kami tidak menangani, mungkin dari mabes," kata Kombes Farman.

Menurut informasi yang terhimpun, MAH mempunyai pekerjaan sebagai penjual es keliling. MAH biasanya berdagang es di area Desa Pintu, Kecamatan Dagangan. Dia berjualan es membantu ayahnya.

Sementara Kabagpenum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Nurul Azizah saat dikonfirmasi mengklaim belum menerima informasi terkait penangkapan tersebut. "Belum terinformasi," ucap Nurul kepada wartawan, Kamis (15/9/2022).

Sedangkan selang sehari setelah MAH ditangkap, Kamis (15/9/2022), Bjorka justru masih bisa mengunggah pernyataan melalui saluran Telegram. Dalam unggahannya, Bjorka mengecam penangkapan MAH. Dia menegaskan, polisi salah menangkap orang. "Anak ini ditangkap dan diinterogasi oleh pemerintah Indonesia," tulis Bjorka.

Bjorka membocorkan foto dan profile WhatsApp orang yang menuduh MAH, pemuda di Madiun, Jawa Timur, sebagai dirinya. Selanjutnya, Bjorka turut mengecam seorang warganet yang menjadi sumber pertama tuduhan terhadap MAH. "Untuk drak tracer guy, ini adalah dosamu menyediakan pelayanan palsu kepada pemerintah Indonesia dan memberikan informasi salah kepada sekelompok idiot," kecam Bjorka.

Tak hanya mengecam, Bjorka juga turut membocorkan data diri serta foto asli warganet yang menuduh MAH sebagai dirinya. "Untuk dark tracer guy, semoga beruntung," tulis Bjorka yang mengunggah sejumlah foto dan profile WhatsApp warganet tersebut.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta, Jawa Timur
wwwwww