Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
14 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
14 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
16 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
16 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
16 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
23 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Sikap NasDem soal Koalisi Pilpres 2024 Dikaitkan dengan Posisi di Kabinet Saat Ini

Sikap NasDem soal Koalisi Pilpres 2024 Dikaitkan dengan Posisi di Kabinet Saat Ini
Ilustrasi NasDem. (gambar: tangkapan layar dalam dok. video nasdem tv)
Jum'at, 23 September 2022 23:52 WIB
JAKARTA - Analis politik Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago menyatakan kepada wartawan, Jumat (23/9/2022), akan lebih etis bagi Partai NasDem keluar dari kabinet Jokowi jika NasDem pada akhirnya berkoalisi dengan Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk Pemilu 2024.

Sebabnya, menurut Pangi sebagaimana lansiran kompas.com, Demokrat dan PKS merupakan partai di luar pemerintahan.

Baca Juga: Koalisi Masih Cair, Pengamat Baca Potensi Duet Airlangga-Prabowo 

Baca Juga: Langkah KIB Rumuskan Program Koalisi Dianggap Progresif 

"Nasdem hari ini juga kesulitan mungkin untuk cepat memutuskan Capres definitifnya mungkin ya karena Partai Nasdem masih menjaga fatsun politiknya, masih di gerbong koalisi pemerintah," kata Pangi sebagaimana dikutip GoNEWS.co.

Sebagai informasi, sejumlah parpol akan melangsungkan Rakernas pada akhir tahun ini. Pengamat Politik dari Universitas Indonesia Cecep Hidayat dalam pemberitaan GoNEWS.co mengungkapkan, kemungkinan besar akan ada nama-nama Capres-Cawapres yang terungkap dari Rakernas itu.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Metropolitan, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww