Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
19 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
22 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
17 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
5
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
20 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Home  /  Berita  /  Nasional

Pakar IPB Dorong Pemerintah buat Aturan Perbankan Ramah Petani Kecil Akses KUR

Pakar IPB Dorong Pemerintah buat Aturan Perbankan Ramah Petani Kecil Akses KUR
Ilustrasi petani. (foto: ist./dok.tanifundcom)
Kamis, 06 Oktober 2022 21:02 WIB
JAKARTA - Pakar Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Dwi Andreas Santosa mengungkapkan kepada wartawan, Kamis (7/10/2022), dirinya mendorong pemerintah untuk menerbitkan peraturan perbankan baru guna memudahkan petani kecil dalam mengakses KUR (kredit usaha rakyat).

"Pemerintah harus menerbitkan peraturan perbankan yang baru, sehingga petani kecil yang tidak memiliki agunan, yang tidak tahu teknologi, yang tidak tahu apa pun, ini bisa menyerap KUR," kata Andreas sebagaimana dikutip GoNEWS.co.

Baca Juga: NasDem Dorong Kemudahan Akses KUR bagi UMKM 

Baca Juga: Pemantau Covid Dukung Bank Mandiri Lapor soal Kredit Macet PT Titan 

Selain membuat aturan perbankan baru yang ramah petani kecil dalam mengakses KUR, menurut Andreas, pemerintah juga tetap harus memformulasi secara lebih tepat agar bantuan bagi petani kecil bisa betul-betul tepat sasaran.

"Kalau aturan (baru, red) itu ada, belum tentu juga petani kecil bisa mengakses KUR. Karena keterbatasan mereka, harus isi formulir, persyaratan administratif yang harus mereka penuhi. Apalagi dengan tingkat pendidikan petani kecil kita," pungkasnya.

Baca Juga: Pemerintah Beri Perhatian Petani dalam Kebijakan Ketahanan Pangan Nasional 

Baca Juga: Lewat Medsos, Airlangga Pastikan KIB Solid Kawal Program Jokowi 

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan, KUR sangat berkontribusi terhadap ketahanan pangan.

"Jadi, itu kemarin mendapatkan apresiasi dari organisasi pangan dan pertanian dunia atau Food and Agriculture Organization (FAO) dan berbagai lembaga dunia," kata Ketum Golkar itu.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww