Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
17 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
21 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
16 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
19 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
23 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
14 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Singgung Background Intelijen, Luhut Ingatkan Ancaman Inflasi

Singgung Background Intelijen, Luhut Ingatkan Ancaman Inflasi
Menko Marves RI Luhut B. Pandjaitan. (foto: ist./dok. setpres)
Kamis, 06 Oktober 2022 16:53 WIB
BALI - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dalam acara Percepatan Realisasi Belanja Produk Dalam Negeri oleh Kementerian Lembaga, Pemerintah Daerah dan BUMN di Bali Nusa Dua Convention Center (BNCC), Bali, Kamis (6/10/2022), mengungkap pentingnya mewaspadai inflasi sebagai dampak perang Rusia-Ukraina yang entah bagaimana ujungnya.

"Kebetulan bidang saya dulu masih aktif di tentara banyak berkecimpung di bidang intelijen. Saya mendapat banyak masukan keterangan dari berbagai pihak di luar bahwa keadaan di Ukraina itu kita enggak tahu ending-nya bagaimana," kata Luhut sebagaimana dikutip GoNEWS.co dari kumparan di Jakarta.

Baca Juga: Pemulihan Ekonomi Dibayangi Inflasi dan Faktor Eksternal 

Baca Juga: Target Inflasi Pangan Dibawah 5 Persen Dianggap Masuk Akal 

Menurut Luhut, ketidakpastian kapan berakhirnya perang antara Rusia dan Ukraina ini akan berdampak pada perekonomian dunia global dan krisis pangan.

"Jadi anything could be happen. Apa saja bisa terjadi di sana, apa dampaknya itu? Dampaknya itu pada perekonomian dunia global itu akan masih tidak menentu," katanya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Voli, Nasional, DKI Jakarta, Bali
wwwwww