Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
16 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
13 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
3
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
17 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
11 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
9 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
11 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Beladiri

Gasak Ratusan Juta di Rumah Pengusaha Bandar, Komplotan Rampok Diburu Polres Batang

Gasak Ratusan Juta di Rumah Pengusaha Bandar, Komplotan Rampok Diburu Polres Batang
Polisi melakukan olah TKP perampokan di Bandar, Batang, Jumat (23/12/2022). (Foto: dok. Polres Batang).
Sabtu, 31 Desember 2022 23:23 WIB

BATANG - Polisi sedang mengejar kawanan rampok bersenjata api dan parang yang menyatroni rumah pengusaha di Batang. Polisi menyebut sudah ada titik temu keberadaan para pelaku yang menggondol uang dan perhiasan senilai ratusan juta rupiah itu.

"Masih kita kejar, ada titik temunya, tunggu kabar selanjutnya," kata Kasatreskrim Polres Batang AKP Yorisa Prabowo, Jumat (30/12/2022).

Yorisa mengatakan perampokan itu terjadi pada Jumat (23/12) sekitar pukul 01.00 WIB. Rumah yang dirampok milik H Achmad Tahrori Alias Haji Pelet (46) warga Dukuh Gerdu, Desa Kluwih, Kecamatan Bandar, Batang.

"Ya telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan barang berupa sejumlah uang tunai, perhiasan emas, dan barang-barang lainnya di rumah milik saudara Haji Achmad Tahrori Alias Haji Pelet, Warga Bandar," ujar Yorisa.

"Total kerugian sekitar 300 juta rupiah," imbuh dia.

Berdasarkan keterangan saksi, Yorisa menjelaskan pelakunya berjumlah empat orang. Mereka datang menggunakan minibus. Sampai di lokasi rumah korban, keempat pelaku memanjat pagar rumah lalu menodong senjata api ke penjaga malam bernama Tubariarmo (50). "Dari keterangan saksi, ada empat orang yang datang ke rumah korban dengan menggunakan minibus warna silver. Kendaraannya sudah kita telusuri," ungkapnya.

"Penjaga malam yang sedang tidur di depan rumah ditodong dengan senpi dan parang. Kemudian mengikat tangan dan kaki dengan menggunakan tali potongan kain dan isolasi (lakban)," imbuh Yorisa.

Dengan menggunakan kayu sengon, para pelaku bersama-sama membuka paksa pintu rumah korban. Setelah masuk ke rumah, pelaku kemudian mematikan aliran listrik rumah setempat.

"Mendengar adanya suara berisik di depan, korban kemudian terbangun. Korban bersama istrinya kemudian bersembunyi di kamar mandi, sembari menelpon ke karyawan lainnya untuk memberitahu peristiwa tersebut," kata Yorisa.

Anak korban bernama Alfian Hidayat (25) yang keluar dari kamar mandi langsung ditodong para pelaku. Bahkan sempat dipukul dan dipaksa untuk menunjukkan tempat penyimpanan uang. Ia kemudian dibawa ke kamar orang tuanya dan dipaksa membuka brankas. "Setelah brankas terbuka pelaku mengambil uang tunai sekitar Rp 90 juta rupiah, perhiasan emas, dan mengambil HP iPhone 12 milik korban," ungkapnya.

"Setelah membawa isi brankas, pelaku langsung kabur. Kasus ini masih dalam penanganan kita," pungkas Yorisa.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, Jawa Tengah
wwwwww