Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
9 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
11 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
4
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
12 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
5
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
7 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
6
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
Hukum
14 jam yang lalu
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
Home  /  Berita  /  Voli

Membiasakan Anak Sejak Dini, PAUD Didorong Galakkan Program 'Pilah dan Donasi Sampah'

Membiasakan Anak Sejak Dini, PAUD Didorong Galakkan Program Pilah dan Donasi Sampah
Ilustrasi kegiatan anak didik PAUD. (Foto: Diskominfo Pekalongan)
Kamis, 26 Januari 2023 19:06 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

PEKALONGAN - Hingga saat ini, sampah masih menjadi salah satu masalah yang belum ditemukan solusi tepatnya. Sehingga, banyak bencana yang disebabkan oleh sampah. Oleh karena itu, kebiasaan membuang sampah pada tempatnya harus dibiasakan kepada anak-anak kita sejak dini.

Anak perlu diajarkan dampak yang bisa timbul jika membuang sampah sembarangan. Sehingga, si kecil peka dan mempunyai rasa peduli yang tinggi pada lingkungan. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Zainul Hakim melalui keterangan persnya yang diterima GoNews.co, Kamis (26/1/2023).

Tak hanya itu, menurut Zainul Hakim, saat ini budaya pilah sampah juga harus dikenalkan kepada mereka. Sebab gerakan minim sampah sudah terlihat masif di masyarakat, sehingga pilah sampah menjadi gerakan lanjutan agar volume sampah yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) bisa terkurangi dengan pengolahan sampah.

Melihat pentingnya gerakan ini, Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas pendidikan mendorong satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) untuk memulai melakukan pilah dan donasi sampah. Ia mengatakan bahwa saat ini beberapa satuan pendidikan jenjang SD dan SMP sudah mulai melakukan kegiatan pilah dan donasi sampah, namun untuk PAUD belum sehingga pihaknya mendorong satdik untuk memulai kegiatan ini.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait yaitu Dinas Lingkungan Hidup, kami banyak membawahi banyak satuan jenjang pendidikan, ada kawasan sekolah disitu pasti ada produk sampah, daripada tidak bermanfaat dan mempengaruhi TPA jadi kami dorong satdik terutama saat ini PAUD," katanya.

Dijelaskan Zainul, berdasarkan hasil koordinasi, Dinas Lingkungan Hidup setempat siap mengambil dan menampung setelah masing-masing lembaga PAUD mengumpulkan sampah anorganik, untuk kemudian ditimbang dan menggantinya dengan nominal sesuai berat sampah. "Disini kami juga mengharapkan partisipasi orang tua siswa, siapa tahu dengan donasi sampah ini bisa mendukung penyelenggaran pendidikan, sekolah punya cadangan anggaran dan di satu sisi bisa menyelesaikan sampah dari hulu lewat sekolah,” pungkas Zainul.***

wwwwww