Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
22 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
23 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
19 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
18 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
18 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Ekonomi

JD.ID Tutup Permanen, Ratusan Karyawan Terkena PHK

JD.ID Tutup Permanen, Ratusan Karyawan Terkena PHK
Ilustrasi karyawan JD.ID. (Foto: Istimewa)
Selasa, 31 Januari 2023 11:37 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - E-Commerce JD.ID secara resmi mengumumkan untuk menutup layanan belanja online di Indonesia. Hal itu diumumkan melalui pernyataan resmi perusahaan yang ditayangkan di website JD.ID pada 30 Januari 2023.

"Dengan berat hati kami memberitahukan bahwa JD.ID akan berhenti menerima pesanan Anda mulai tanggal 15 Februari 2023. JD.ID dan semua layanannya akan dihentikan pada 31 Maret 2023," dalam pengumuman tersebut.

Head of Corporate Communications & Public Affairs JD.ID, Setya Yudha Indraswara saat dikonfirmasi membenarkan bahwa JD.ID akan menghentikan semua layanan pada 31 Maret 2023, ini merupakan keputusan strategis dari pihak manajemen.

"Hal ini adalah keputusan strategis dari JD.COM untuk fokus pada pembangunan jaringan rantai pasok lintas-negara, dengan logistik dan pergudangan sebagai inti bisnisnya," kata Setya Yudha Indraswara dalam keterangan resmi.

Lebih lanjut, JD.ID akan memberi waktu bagi seluruh mitra pengguna dan penjual untuk menyelesaikan transaksi hingga akhir Maret 2023. Dikutip dari laman Antara, JD.ID telah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada kurang lebih 200 karyawannya atau setara dengan 30 persen dari total pekerja JD.ID.

Kenaikan suku bunga di berbagai negara dan berlangsungnya gejolak geopolitik antara Rusia dan Ukraina membayangi bisnis e-commerce sepanjang 2022 lalu. JD.ID merupakan anak perusahaan dari salah satu toko online terbesar di Asia. Perusahaan e-commerce ini hadir pada tahun 2015. Pada Desember 2022, JD.ID merupakan e-commerce dengan trafik terbesar ke-10 di Indonesia.

Selain di Indonesia, platform dagang elektronik asal China ini akan tutup di Thailand dan akan berakhir pada 3 Maret 2023 mendatang. JD.Com tidak menjelaskan alasan penutupan perusahaan di Indonesia dan Thailand. Namun juru bicara mengatakan mereka akan tetap melayani pasar global, termasuk di Asia Tenggara melalui infrastruktur rantai pasok.***

wwwwww