Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
14 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
14 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
15 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
16 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
15 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Olympic

Korban Tanah Longsor di Natuna: 33 Orang Meninggal, 21 Masih Hilang

Korban Tanah Longsor di Natuna: 33 Orang Meninggal, 21 Masih Hilang
Proses evakuasi korban longsor di Natuna. (foto: istimewa)
Jum'at, 10 Maret 2023 17:11 WIB

NATUNA - Korban meninggal dunia akibat bencana tanah longsor di Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, bertambah menjadi 33 orang. Jumlah ini berdasarkan data pada Kamis (9/3) malam.

"Di Natuna korban yang meninggal dunia laporan informasi dari Polda Kepri sampai tadi malam Kamis 07.00 Wib, jumlahnya 33," kata Karopenmas Div Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Jumat (10/3/2023).

Selain itu, jenderal bintang satu ini memastikan, pihaknya masih terus melakukan pencarian terhadap korban hilang. Hingga kini, tercatat sebanyak 21 orang masih dinyatakan hilang.

"Tentu masih ada korban hilang, personel Polri ada Brimob ada Samapta jumlahnya 114, terus mencari korban yang hilang atau dan ditemukan yang telah didata oleh data jumlahnya ada 21 orang," ujarnya.

"Kemudian ada personel kita melakukan pencarian evakuasi menggunakan alat berat dan manual itu bersama rekan-rekan TNI," sambungnya.

Tak hanya mencari dan evakuasi korban, petugas gabungan juga melakukan trauma healing terhadap sejumlah anak dan membuka dapur umum. "Pada prinsipnya Polri bersama TNI dan stake holders lain berupaya semaksimal mungkin untuk membantu para korban," pungkasnya.

Tanah longsor melanda Natuna pada Senin, 6 Maret 2023. Bencana terjadi saat hujan deras melanda wilayah tersebut.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:PON, Olympic, Voli, Kepulauan Riau
wwwwww