Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
15 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
16 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
17 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
17 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
17 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
9 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Home  /  Berita  /  Olympic

Soal Dugaan Sopir Bunuh Diri di Jakarta, Ini Jawaban Pemkab Batang

Soal Dugaan Sopir Bunuh Diri di Jakarta, Ini Jawaban Pemkab Batang
Ilustrasi. (Istimewa)
Kamis, 16 Maret 2023 14:52 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

BATANG - Seorang sopir dibagian Umum Pemerintah Kabupaten Batang dikabarkan meninggal dunia, Rabu (15/3/2023) malam. Menurut informasi yang diperoleh Gonews.co, sopir Pemkab Batang tersebut diduga meninggal dunia akibat bunuh diri dari lantai 15 hotel Pullman.

"Informasi bunuh diri tapi saya belum dapat kepastian informasi tersebut apakah benar atau tidak. Yang jelas, pihak Pemkab Batang mendapat kabar dari pihak rumah sakit RSCM bahwa ada sopir Pemkab Batang yang meninggal dunia," ujar sumber GoNews.co yang tidak mau disebut namanya, Kamis (16/3/2023).

Menurut sumber tersebut, Sopir itu bernama Andi Kristanto, Warga Tegalsari, Desa Wonotunggal. "Andi Kristanto warga Pedukuhan Tegalsari Desa Wonotunggal," ujarnya.

Dikonfirmasi wartawan, Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Batang, Ari Yudianto mengaku belum mendapatkan informasi secara pasti terkait kronologi meninggalnya almarhum Andi Kristanto. "Maaf kami belum mendapat informasi lengkapnya. Kami masih sibuk mengikuti rapat," jawab Ari.

Senada disampaikan Kepala BKD Kabupaten Batang, Supardi bahwa pihaknya hingga kini belum mengetahui secara jelas penyebab kematian driver Bagian Umum tersebut. "Kurang jelas," jawabnya singkat.

GoNews.co Papan bunga ucapan dukacita da
Papan bunga ucapan dukacita dari Pemkab Batang di Rumah Duka. (Foto :Istimewa)

Baca Juga: Seorang Driver Pemkab Batang Meninggal Dunia, Diduga Bunuh Diri dari Lantai 15 Hotel Pullman

Sebelumnya, Kepala Desa Wonotunggal, Kisworo membenarkan adanya warga yang meninggal di Jakarta. "Iya benar mas hari ini sudah dimakamkan, tapi soal kronologis saya belum dapat informasi pasti," ujarnya saat dikonfirmasi GoNews.co melalui whatsapp.

Ditemui di Pendopo Kabupaten Batang, Camat Wonotunggal A Puryono mengakui sudah mendapat informasi terkait warga yang meninggal dunia di Jakarta itu. "Kabarnya sopir Bagian Umum Pemkab Batang, tapi informasi detailnya saya kurang paham. Kalau berdasarkan informasi yang saya terima, yang bersangkutan ada acara bersama BKD," ujarnya.

Sementara itu, kerabat Andi Kristanto juga membenarkan jika familinya tersebut meninggal dunia di Jakarta. "Iya mas benar. Tapi maaf mas saya tidak tau kejadian detailnya seperti apa, hanya mendapat kabar meninggal di Jakarta dan jatuh dari hotel," ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari Pemkab Batang maupun dari pihak Kepolisian terkait kronologi meninggalnya Andi Kristanto. Namun berdasarkan foto yang dikirim kerabat sang sopir, Pj Bupati dan Kepala BKD Kabupaten Batang telah resmi mengirimkan papan bunga duka cita.***

wwwwww