Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
14 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
14 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
16 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
16 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
16 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
23 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Olympic

Tata Ulang Depo Plumpang, PKS Minta Pertamina Kedepankan Aspek Kemaslahatan Warga

Tata Ulang Depo Plumpang, PKS Minta Pertamina Kedepankan Aspek Kemaslahatan Warga
Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto. (foto: istimewa)
Kamis, 16 Maret 2023 14:38 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto, minta Pertamina mengedepankan aspek kemaslahatan (kebaikan) warga dalam menata ulang fasilitas pengolahan dan penyimpanan BBM dalam skala besar. Pertamina perlu memperhatinkan keseimbangan aspek bisnis, teknis dan sosial dalam membangun semua fasilitas usaha termasuk di Depo BBM Pelumpang yang belum lama ini terbakar.

Mulyanto minta Pertamina mempertimbangkan saran Wakil Presiden Maruf Amin untuk merelokasi sebagian Depo BBM Plumpang ke kawasan milik Pelindo. Upaya tersebut sangat baik untuk mengurangi risiko jatuhnya korban jiwa apabila ada masalah di tempat penampungan BBM.

"Pertimbangan penting bagi penanganan permanen pasca kebakaran depo Pertamina Plumpang adalah soal kemaslahatan warga. Bukan sekedar pertimbangan teknis-ekonomis bisnis Pertamina semata," ujar Mulyanto kepada GoNews.co, Kamis (16/03/2023).

Pertimbangan sosial dan lingkungan kata Dia menjadi sangat penting yang secara komprehensif harus terintegrasi dengan pertimbangan aspek teknis-ekonomis. Trend globalnya seperti itu.

"Good corporate governance sekarang ini dilihat bukan hanya secara sempit sebatas proses bisnis perusahaan semata tetapi lebih luas lagi mencakup juga tanggung jawab perusahaan terhadap dampak lingkungan sosial dan lingkungan alami di sekitarnya," jelas Mulyanto.

Karena itu, menurut Mulyanto, orientasi Pertamina dalam penyelesaian permanen Depo Plumpang ini haruslah juga mempertimbangkan pada kemaslahatan warga tersebut. Jadi bukan sekedar pendekatan main gusur paksa rumah warga saja.

"Usul Wapres agar Pertamina merelokasi sebagian fasilitas depo Plumpang ke areal Pelindo sudah cukup tepat. Karena tidak mungkin fasilitas negara yang vital ini ada di lingkungan pemukiman yang padat tersebut. Ini akan berisiko bagi penduduk dan juga sulit bagi Pertamina untuk melakukan upaya pengembangan fasilitas depo ke depannya,".

Di sisi lain dalam jangka pendek, untuk memberikan jaminan bagi keselamatan warga atas operasi depo Pertamina ini maka sangat penting dan mendesak untuk dibangun zona penyangga (buffer zone) yang memberikan jarak atau penyangga antara fasilitas depo dengan pemukiman penduduk. Jangan sampai musibah yang menelan korban cukup banyak ini terulang kembali di masa depan," kata Mulyanto.

Karenanya Mulyanto mendesak Pertamina untuk segera menyiapkan konsep dan merealisasikan zona penyangga ini secepatnya. Selama keluarga yang rumahnya terbakar masih mengontrak diharapkan zona penyangga ini telah direalisasikan secara seksama, dialogis, serta menguntungkan warga.***

wwwwww