Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
13 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
10 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
4
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
18 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
5
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
8 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
7 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Dari Jerman untuk Sepakbola Indonesia Lebih Baik

Dari Jerman untuk Sepakbola Indonesia Lebih Baik
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir bersama Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali saat mengunjungi Klub Eintracht Frankfurt, Jerman. (PSSI)
Kamis, 08 Juni 2023 23:23 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Wakil Ketua Umum Zainudin Amali, dan Exco Arya Sinulingga sudah tiba Frankfurt, Jerman, Rabu (7/6/2023). Sesampainya di sana, mereka mengunjungi salah satu klub besar di Bundesliga, Eintracht Frankfurt. Klub tersebut berada di posisi ketujuh klasemen akhir Bundesliga yang sudah berakhir bulan lalu.

“Alhamdulillah saya sudah tiba di Frankfurt, Jerman. Kegiatan saya di sini dimulai dengan kunjungan ke klub sepakbola Eintracht Frankfurt untuk melihat youth academy milik klub ini. Kami berdiskusi banyak dan lebih dalam mengenai kurikulum hingga strategi latihan sepakbola grassroot (anak-anak dan remaja) mereka,” kata Erick Thohir.

Erick mendapatkan banyak penjelasan mengenai fasilitas dan latihan yang dilakukan oleh klub bersangkutan. Terpenting adalah mengenai kurikulum dalam pembinaan usia muda.

“Dijelaskan oleh mereka, pemain usia muda mereka bermain di lapangan besar mulai dari usia 15 tahun ke atas. Sedangkan dari usia 9 hingga usia 13 di lapangan kecil dan hanya untuk bermain sepakbola tanpa mengenal lebih dalam tentang teknik, analis, dll. Tetapi, lebih untuk menyentuh bola lebih banyak dan menyenangkan,” jelas Erick.

“Eintracht Frankfurt sudah punya banyak pengalaman mencetak pemain kelas dunia. Dari mereka pun nanti kita bisa banyak belajar,” lanjutnya.

Seperti diketahui, banyak pemain dari klub ini berkiprah di timnas sepakbola Jerman baik senior atau usia muda. Sebut saja Mario Goetze, Kevin Trapp (Senior), Christopher Lenz, Marcel Wenig (U-19), dan Faride Alidou (U-21). ***

wwwwww