Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
21 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
22 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
18 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
18 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
16 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Selama 2023 Ada Dua Bank Bangkrut, LPS Kembalikan Uang Nasabah Hingga Rp261 Miliar

Selama 2023 Ada Dua Bank Bangkrut, LPS Kembalikan Uang Nasabah Hingga Rp261 Miliar
LPSIlustrasi: LPS telah membayar klaim penjaminan nasabah dua BPS yang bangkrut Rp261 miliar/istimewa
Minggu, 05 November 2023 08:38 WIB
JAKARTA – Sepanjang 2023, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat ada dua bank yang bangkrut, yaitu PT Bank Perkreditan Rakyat Bagong Inti Marga (BPR BIM) dan Bank Perkreditan Rakyat Karya Remaja Indramayu (BPR KRI).

Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan, bahwa BPR BIM memiliki 2.907 nasabah dengan simpanan senilai Rp13,64 miliar. Di mana, sebanyak Rp13,14 miliar simpanan telah dicairkan oleh LPS sebagai penjamin simpanan nasabah.

Sementara, BPR KRI memiliki lebih dari 25.176 nasabah dengan total simpanan Rp285 miliar. LPS pun telah mengganti sebesar Rp248 miliar simpanan kepada nasabah.

“LPS bergerak sangat cepat untuk mengembalikan dana nasabah, jadi kita perlu menjaga kredibilitas LPS maupun kredibiltas penjaminan perbakan. Supaya masyarakat tenang dan mereka yakin betul bahwa uang mereka dijamin oleh LPS” ujar Purbaya dalam Konferensi Pers KSSK, Jumat 3 November 2023.

Purbaya menambahkan, saat ini LPS memiliki aset sebesar Rp210 triliun. Dia menyatakan bahwa dana tersebut cukup untuk menjaga stabilitas sistem keuangan jika ada perbankan yang mengalami kegagalan atau bangkrut.

“LPS cukup kaya sekarang itu asetnya Rp210 triliun. Cukup untuk menjaga stabilitas sistem untuk menalangi bank kalau ada masalah,” ungkapnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:infobanknews.com
Kategori:Ekonomi
wwwwww