Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
21 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
21 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
20 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
21 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
18 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
21 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  PON

Awali Karier dari Model Iklan Rokok, Totos Rasiti Berharap Bisa Jadi Sutradara

Awali Karier dari Model Iklan Rokok, Totos Rasiti Berharap Bisa Jadi Sutradara
Totos Rasiti, model iklan rokok fenomenal. (Ist)
Selasa, 07 November 2023 01:38 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Totos Rasiti, model iklan rokok fenomenal, Djarum 76. Sejak jadi brand ambassador rokok, nama Totos mulai diperhitungkan di dunia seni peran. Dan, dia tidak menduga bakal dikontrak dalam waktu cukup panjang.

"Saya nggak nyangka bisa dikontrak sepanjang ini, biasanya kan model iklan paling lama 2 tahun. Nah saya sejak tahun 2009 lalu hingga sekarang. Alhamdulillah banget, bersyukur sama Gusti Allah," ujar pria asal Tegal ini bahagia.

Sejak kemunculan menjadi bintang iklan, tawaran main film makin kencang, sudah puluhan judul yang ia bintangi. Paling berkesan?

"Di film Syirik, saya tidak hanya sebagai pemain tapi juga acting course, makanya saya di lokasi sering ikut cawe-cawe, kalau ada pemain yang mainnya kurang sreg di hati," ujar alumnus Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ini.

Di Film Syirik yang disutradarai Hestu Pangestu, Totos kebagian peran jadi Lurahe atau Ki Lurah. Sayangnya secara strata sosial posisinya dan kekuasaannya masih di bawah Ki Dalang. Inilah yang membuatnya merasa ingin menyaingi Ki Dalang dalam banyak hal.

Awalnya, Lurahe berpihak pada Ki Dalang. Dia meyakini bahwa Ki Dalang adalah wakil dari sang Danyang yang menjaga desa Wanasari. Namun, dia berubah haluan ketika akhirnya menyadari bahwa sebenarnya tujuan Ki Dalang hanyalah memperkuat ilmu dan kekuatan hitamnya sendiri, bukan untuk kepentingan warga desa.

"Peran sebagai Lurah sangat menantang dan seru, makanya saya terlibat di film Syirik ini. Mudah-mudahan keterlibatan saya bisa mewarnai film ini," ujar aktor yang berharap bisa dipercaya sebagai seorang sutradara ini. (Yazid N). ***

wwwwww