Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Saat Pelatih Burkina Faso Ingin Kangen-kangenan dengan H. Umuh

Saat Pelatih Burkina Faso Ingin Kangen-kangenan dengan H. Umuh
Pelatih Timnas U 17 Burkina Faso Brahima Traore. (PSSI)
Senin, 13 November 2023 19:32 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - H. Umuh, sosok yang lama menjadi Manajer Persib Bandung ternyata tak pernah hilang dari ingatan pelatih Tim Nasional (Timnas) U-17 Burkina Faso Brahima Traore. Saat kembali ke Indonesia, dirinya ingin kangen-kangenan dengan beliau dan para pemain yang pernah bermain dengan dia.

Saat Presiden FIFA President Gianni Infantino mengumumkan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 2023, sosok pelatih yang melonjak kegirangan tak lain Brahima Traore. "Ingatan saya tentang sebuah negara yang indah langsung muncul semua ketika Indonesia diumumkan menjadi tuan rumah," ucap Traore.

Orang-orang yang mengenal dan tahu Traore pernah bermain di negara itu selama bertahun-tahun pun mengatakan, "Ah! Anda akan pulang ke negara Anda."

Traore menuturkan dirinya memang sering mengatakan bila Indonesia adalah negara keduanya. "Saya memang ingin bertemu dengan teman-teman. Saya masih hapal daerah-daerah di sana," ucapnya.

Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia memang tak sekadar sebuah kejuaraan bagi Traore yang kini mengarsiteki Burkina Faso U-17. Kembali ke Indonesia memberi kesempatan bagi Brahima Traore untuk melepas rindu dengan orang-orang yang pernah berjasa kepadanya selama dia masih menjadi pemain.

Ya, Traore pernah bermain di Liga Indonesia. Persib Bandung menjadi salah satu klub yang pernah diperkuatnya. Ini yang menjadikan Taore sangat ingin bertemu dengan H. Umuh yang saat itu menjadi manajer Persib.

Semasa menjadi pemain, Traore pernah bermain di Liga Indonesia selama empat tahun. Dalam medio tersebut, dia bermain di Persib, Gresik United, dan Persiraja Banda Aceh.

"Ya saya merindukan banyak orang di sini. Dulu saya datang pertama kali bermain untuk Persib. Setelah cedera, saya kembali pulang dulu. Lalu saya kembali tetapi bermain di Gresik United dan setelahnya bergabung membela Persiraja," ujar Traore berkisah tentang perjalanan karier sepak bola saat menjadi pemain.

"Saya bermain empat tahun di Indonesia, tentu saya kangen dengan teman-teman di sini. Rasanya senang bisa kembali ke Indonesia," tutur dia dengan bahagia.

"Saya sangat ingin bertemu dengan manajer Persib saat itu, Haji Umuh. Dia sangat baik. Ketika saya cedera saat masih bermain di Persib, dia menyediakan semua kebutuhan saya. Klub tetap membayarkan gaji saya penuh meski saya tidak bisa bermain karena cedera. Saya sangat kangen dengan dia," ujarnya.

Banyak kenangan indah yang tertoreh di hatinya selama bermain di Indonesia. Di Persib saat itu, dirinya bermain bersama pemain asal Maroko Redouane Barkaoui. "Barkaoui saya lihat sebagai pemain besar. Saya senang memiliki pengalaman bermain dengan dia di sini [Indonesia]," ujarnya.

Dia pun melihat bagaimana sepak bola Indonesia yang kian berkembang saat ini. Hal itu menurutnya bisa terlihat bagaimana antusisme masyarakat Indonesia yang menonton langsung ke stadion.

"Sepak bola indonesia sangat berkembang, semua orang suka sepak bola. Saya senang melihat Anda ke stadion. Anda bisa lihat orang menangis karena sepak bola dan itu sangat bagus," katanya.

Traore sendiri ditunjuk sebagai pelatih timnas U-17 pada November 2021. Dirinya membawa Burkina Faso lolos ke putaran final Piala Dunia U-17 2023 untuk kali pertama setelah penantian 12 tahun.

Dia dikenal sebagai pelatih yang teliti dan cermat dengan detil. Traore menerapkan permainan yang berbasis penguasaan bola yang kemudian menekan lawan. Ini yang menjadikan Burkina Faso U-17 meraih sukses dengan menduduki peringkat tiga  di Piala Afrika U-17 2023 dan lolos ke Piala Dunia U-17. ***

wwwwww