Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
14 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
12 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
10 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
20 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
9 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Kunci Kemenangan di Gim Pertama, Gregoria Mariska ke Perempatfinal Kumamoto Masters 2024

Kunci Kemenangan di Gim Pertama, Gregoria Mariska ke Perempatfinal Kumamoto Masters 2024
Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung. (PP PBSI)
Kamis, 14 November 2024 19:26 WIB
Penulis: Azhari Nasution
KUMAMOTO – Tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung tanpa melalui perjuangan keras berhasil melangkah ke babak perempatfinal Turnamen Bulutangkis Kumamoto Master 2024.

Dalam pertandingan babak 16 Besar yang digelar di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Kumamoto, Jepang, Selasa (12/11/2024), Gregoria mengalahkan wakil Thailand Ratchanok Intanon dua gim langsung 21-14, 21-15.

Kesuksesan Gregoria ini tidak terlepas dari permainan apik di gim pertama sehingga kepercayaan dirinya semakin tinggi. “Memenangkan gim pertama adalah kunci hari ini. Ratchanok seperti kalah di start jadi saya lebih unggul dari sisi kepercayaan diri,” kata Gregoria usai pertandingan.

“Kondisi di lapangan agak sulit untuk menyesuaikan terutama sisi lawan di gim pertama yang menang angin. Terlihat dia banyak takut untuk mengembalikan bola atau mengajak bermain reli,” tambahnya.

Di gim kedua, Gregoria yang meraih medali perunggu di Olimpiade 2024 Paris ini memang sempat tertinggal namun dia dengan cepat mampu membalikkan keadaan.

“Di gim kedua, saya sempat tertinggal 1-5 tapi setelah itu saya bisa menguasai keadaan dan tidak banyak melakukan kesalahan sendiri. Saya bermain hati-hati, yang penting masuk dulu. Itu yang membuat saya lebih yakin untuk menyelesaikan pertandingan,” tutupnya. ***

wwwwww