Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
19 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
15 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
13 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
17 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
12 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
19 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Bermain Enjoy, Fajar/Rian Raih Tiket ke Final Kumamoto Masters 2024

Bermain Enjoy, Fajar/Rian Raih Tiket ke Final Kumamoto Masters 2024
Ganda Putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. (PP PBSI)
Sabtu, 16 November 2024 18:03 WIB
Penulis: Azhari Nasution

KUMAMOTO – Ganda Putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto melaju ke final dengan menyingkirkan juniornya, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana pada Turnamen Bulutangkis Kumamoto Masters 2024.

Dalam pertandingan semifinal di  Kumamoto Prefectural Gymnasium, Kumamoto, Jepang, Sabtu (16/11/2024), Fajar/Rian menang atas Leo/Bagas dalam dua gim langsung 18-21 dan 13-21.

“Hari ini kami mencoba bermain enjoy saja. Kami sudah lama latihan bersama jadi sudah tahu karakter permainan masing-masing, kami mencoba menerapkan strategi dengan baik,” kata Fajar Alfian.

“Alhamdulillah kami bisa kembali ke final setelah terakhir di Singapore Open lalu dan pertama sejak usai Olimpiade. Tapi tugas belum selesai, masih ada final besok dan kami mau menyempurnakan dengan gelar juara. Gelar kami terakhir di All England bulan Maret. Sudah cukup lama,” tambahnya.

Muhammad Rian Ardianto menyebut, tidak mudah juga melawan Leo/Bagas yang penampilannya sejak babak pertama sedang on fire. “Betul yang dibilang Fajar, kami hanya menikmati pertandingan. Lebih tenang, tidak terburu-buru dan bermain rapi, tidak banyak melakukan kesalahan sendiri,” ujarnya.

Untuk menghadapi final melawan wakil Jepang Hoki/Kobayashi, Rian mengaku akan menyiapkan strategi dan mental.  “Mereka pasti didukung seluruh suporter tuan rumah jadi kami akan menyiapkan dari segi mental. Selain itu, kami juga perlu menyiapkan strategi. Dan,  Kami akan diskusi lagi untuk menganalisa lagi permainan mereka,” tandasnya.

GoNews.co Leo Rolly Carnando/Bagas Maula
Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana. (PP PBSI)

Sementara itu, Leo Rolly Carnando mengaku tetap bersyukur dengan hasil yang dicapai. “Kami tetap bersyukur karena mencapai babak semifinal saja tidak mudah. Setelah ini kami akan evaluasi, introspeksi masing-masing lalu bersiap lagi untuk minggu depan di China Masters. Ini pertemuan pertama kami dengan mereka di laga resmi sejak dipasangkan, kami belajar banyak dari pertandingan,” ungkapnya.

“Kami akui hari ini kami tidak bisa mengontrol permainan. Fajar/Rian sangat mendominasi terutama di permainan depan. Pertahanan kami juga tidak begitu bagus,” timpal Bagas Maulana. ***

wwwwww