Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
14 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
8 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
14 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
9 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
8 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
9 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Bungkam Myanmar 6-0, Timnas Cricket Indonesia Dominasi Permainan

Bungkam Myanmar 6-0, Timnas Cricket Indonesia Dominasi Permainan
Ketua Umum PP PCI Abhiram S Yadav bersama Timnas Cricket Putra Indonesia dan Myanmar. (PP PCI)
Minggu, 24 November 2024 23:38 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BALI – Tim Nasional (Timnas) Cricket Putra Indonesia sukses menyapu bersih Bali Bash International Indonesia-Myanmar Series dengan kemenangan sempurna 6-0.  Kemenangan ini sekaligus menegaskan potensi besar Indonesia di kancah cricket internasional.

Seri yang digelar di Bali, 12-19 November 2024 ini menampilkan dominasi total Indonesia di semua aspek permainan, mulai dari batting, bowling, hingga fielding.

Laga pembuka seri menjadi awal dominasi Indonesia. Bermain di kandang sendiri, Indonesia tampil percaya diri dan memanfaatkan kondisi dengan sempurna. Mereka mencatat skor impresif 192 untuk 1 dalam 20 over, sebuah awal yang sulit ditandingi.

Kadek Dharma Kesuma menjadi pahlawan dalam pertandingan ini dengan mencetak 117 run tak terkalahkan. Inning yang penuh kombinasi pukulan agresif dan akurasi teknis ini berhasil membongkar pertahanan Myanmar.

Ketika giliran Myanmar untuk membalas, tekanan dari para bowler Indonesia membuat mereka hanya mampu mencetak 56 run sebelum seluruh tim mereka tereliminasi. Indonesia pun meraih kemenangan telak dengan selisih 136 run.

Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Cricket Indonesia (PP PCI), Abhiram Singh Yadav, memberikan apresiasi luar biasa atas pencapaian ini.

“Kemenangan ini adalah bukti dari kerja keras para pemain, pelatih, dan seluruh tim pendukung. Ini bukan hanya kemenangan bagi tim nasional, tetapi juga momen penting bagi perkembangan cricket di Indonesia. Kami percaya ini baru permulaan, dan ke depan, kami akan terus mendorong agar Indonesia bisa bersaing di level yang lebih tinggi,” ujarnya.

Pada pertandingan kedua, Timnas Putra Indonesia kembali menunjukkan keunggulannya. Myanmar, yang bermain lebih hati-hati, mencatat skor 93 untuk 4 dalam babak pertama. Namun, target ini terlalu kecil untuk menahan kekuatan batting Indonesia.

Dengan efisiensi luar biasa, mereka menyelesaikan pengejaran dalam 10,1 over hanya kehilangan satu wicket. Kemenangan sembilan wicket ini menunjukkan fleksibilitas Indonesia, yang mampu mendominasi baik dalam skenario mencetak skor besar maupun dalam mengejar target.

Myanmar mulai menunjukkan perlawanan pada pertandingan ketiga, ketika mereka berhasil mencatat skor kompetitif 117 untuk 5 berkat kontribusi pemain middle-order mereka.
Meski kehilangan beberapa wicket awal, kedalaman batting Indonesia kembali menjadi kunci. Dengan tenang, Indonesia mengejar target dan meraih kemenangan lima wicket dengan beberapa over tersisa. Performa ini menunjukkan kemampuan tim untuk tetap mengontrol situasi meskipun sempat menghadapi tekanan dari lawan.

Pada pertandingan keempat, Myanmar memberikan tantangan terberat mereka sepanjang seri. Skor 128 untuk 6 yang mereka catatkan menjadi angka tertinggi mereka dalam seri ini. Namun, Indonesia tetap menunjukkan kualitasnya. Dalam skenario yang menegangkan, para batsman Indonesia berhasil mengejar target tersebut hingga over terakhir, mengamankan kemenangan empat wicket. Hasil ini semakin memperlihatkan ketenangan dan kemampuan Indonesia untuk tampil baik dalam situasi kritis.

Memasuki pertandingan kelima, Timnas Putra Indonesia kembali ke performa dominan mereka. Dengan mencetak 185 untuk 7 dalam babak pertama, mereka sekali lagi memperlihatkan kekuatan lineup batting mereka. Myanmar, yang menghadapi tekanan besar untuk mengejar target tersebut, hanya mampu mencetak 71 run sebelum seluruh tim mereka tumbang. Kemenangan dengan selisih 114 run ini menjadi salah satu momen paling dominan dalam seri, mempertegas perbedaan kualitas antara kedua tim.

GoNews.co Pemain Timnas Cricket Indonesi
Pemain Timnas Cricket Indonesia sedang beraksi. (PP PCI)

Pertandingan terakhir menjadi penutup sempurna untuk seri ini. Myanmar kembali mencoba memberikan perlawanan, mencatatkan 102 untuk 6 dalam babak pertama. Namun, Indonesia tetap tak terbendung. Mereka mengejar target dengan percaya diri, menyelesaikan pertandingan dalam 13,3 over dan meraih kemenangan enam wicket. Dengan hasil ini, Indonesia mengunci kemenangan sempurna 6-0, menyapu bersih seluruh pertandingan tanpa hambatan berarti.

Statistik dari seri ini menggambarkan dominasi luar biasa Indonesia. Mereka mencatat total 1.379 run, termasuk 113 four dan 43 six, sementara para bowler mereka mengamankan 68 wicket, memaksa 12 batsman Myanmar keluar tanpa skor (duck), dan mencatatkan lima over maiden.

Dalam hal akurasi, bowler Indonesia hanya melepaskan empat no-ball sepanjang seri. Secara individual, Kadek Dharma Kesuma tampil sebagai pemain terbaik seri dengan mencetak 244 run, termasuk satu century yang luar biasa.

Sementara itu, I Kadek Gamantika menjadi pemain serba bisa dengan 141 run dan 11 wicket, menjadikannya pemain dengan pengaruh terbesar di seri ini. Gamantika juga tercatat sebagai pengambil wicket terbanyak, memperkuat perannya sebagai pilar utama tim.

Tabel klasemen akhir mencerminkan hasil yang satu sisi. Indonesia memimpin dengan enam kemenangan dari enam pertandingan, tingkat kemenangan 100 persen, dan net run rate luar biasa +3,4508. Di sisi lain, Myanmar mengakhiri seri tanpa kemenangan, tanpa poin, dan net run rate -3,4508. Statistik ini menegaskan kesenjangan kualitas antara kedua tim sepanjang seri.

Kemenangan ini bukan sekadar prestasi, melainkan menjadi tonggak penting dalam perjalanan cricket Indonesia. Timnas Putra Indonesia telah membuktikan bahwa mereka adalah kekuatan yang patut diperhitungkan di kancah internasional.

Dengan hasil ini, Indonesia tidak hanya berhasil mengamankan kemenangan sempurna, tetapi juga mengirimkan pesan kuat kepada dunia cricket: mereka siap bersaing di level yang lebih tinggi. ***

wwwwww