Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
12 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
12 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
13 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
14 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
14 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Riau

Akses Jalan Lintas Riau - Sumbar di Tanjung Alai Lumpuh Akibat Longsor

Akses Jalan Lintas Riau - Sumbar di Tanjung Alai Lumpuh Akibat Longsor
Jalan yang longsor di Tanjung Alai, Kampar.
Selasa, 26 November 2024 23:59 WIB
Penulis: Fernando

PEKANBARU – Jalan lintas utama yang menghubungkan Provinsi Riau dan Sumatera Barat (Sumbar) di Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, kembali mengalami longsor parah. Akibatnya, akses transportasi terganggu, terutama untuk kendaraan berat seperti truk yang kini tidak dapat melintas.

Curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir diduga menjadi penyebab utama longsornya jalan. Kepala PPK 1.4 Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau, Afdirman Jufri, mengungkapkan bahwa longsor telah menyebabkan jalan existing jebol total.

“Hujan deras di lokasi dan derasnya aliran air dari hulu membuat jalan existing di Desa Tanjung Alai kini jebol sepenuhnya. Ini memutus total akses bagi kendaraan besar,” ujar Afdirman, Selasa (26/11/2024).

Jalur Alternatif Juga Bermasalah

Jalur trase baru yang sebelumnya digunakan sebagai alternatif kini tidak bisa diandalkan. Hujan yang terus mengguyur membuat kondisi jalan licin, sehingga sulit dilalui bahkan oleh kendaraan pribadi.

“Jalan trase baru sekarang sangat licin, sehingga menyulitkan kendaraan, terutama truk. Saat ini hanya kendaraan pribadi dan sepeda motor yang bisa lewat, itu pun dengan risiko tinggi,” tambah Afdirman.

Kemacetan dan Gangguan Distribusi

Situasi ini memicu kepadatan lalu lintas di lokasi. Kendaraan pribadi dan sepeda motor terpaksa berbagi jalur sempit, sementara truk bermuatan terpaksa berhenti total, menunggu jalan kembali bisa diakses.

Longsor ini juga mengganggu distribusi logistik antara Riau dan Sumbar. Beberapa pengusaha angkutan mengaku merugi karena tidak dapat mengirim barang sesuai jadwal.

“Saya membawa bahan bangunan ke Sumbar, tapi terhenti karena jalan ini. Kalau seperti ini terus, kerugian tidak bisa dihindari,” ujar seorang sopir truk yang terpaksa parkir di tepi jalan. ***

wwwwww