Ahmad Sahroni Desak Penutupan Tambang Ilegal di Sumbar Demi Keamanan dan Lingkungan
![]() |
| Ahmad Sahroni/Ist |
“Tambang ilegal harus dihentikan, siapa pun pemilik atau pelindungnya. Tidak ada toleransi untuk aktivitas yang merusak lingkungan dan berpotensi menimbulkan konflik,” tegas Sahroni.
Desakan Sahroni ini berkaitan dengan insiden polisi tembak polisi yang terjadi di Polres Solok Selatan. Kejadian tersebut diduga memiliki keterkaitan dengan aktivitas tambang ilegal yang melibatkan sejumlah pihak. Ia telah bertemu langsung dengan Kapolda Sumbar, Irjen Suharyono, untuk membahas langkah penindakan terhadap tambang ilegal di daerah tersebut.
“Ini adalah momentum untuk membersihkan Sumatera Barat dari mafia tambang ilegal. Kami mendukung penuh langkah Kapolda untuk segera menutup tambang-tambang ilegal yang masih beroperasi,” katanya.
Tambang ilegal, menurut Sahroni, tidak hanya merugikan negara secara ekonomi tetapi juga merusak ekosistem dan mengancam keamanan masyarakat sekitar. Ia menilai penutupan tambang-tambang ilegal ini merupakan langkah penting dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan lingkungan di Sumatera Barat.
“Tambang ilegal adalah masalah besar yang harus diatasi dengan tegas. Ini bukan hanya soal ekonomi, tapi juga soal lingkungan dan keamanan masyarakat,” tambahnya.
Sahroni berharap aparat penegak hukum, terutama kepolisian, dapat mengambil tindakan nyata dalam memberantas tambang ilegal hingga ke akar-akarnya. Selain itu, ia meminta pemerintah daerah untuk lebih tegas dalam mengawasi aktivitas pertambangan di wilayah mereka. ***
| Editor | : | Hermanto Ansam |
| Sumber | : | rmol.id |
| Kategori | : | e-Sports, Sumatera Barat |













