Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
13 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
17 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
14 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
12 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
19 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
19 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Marcelo Enggan Komentasi Wasit, Persik Kediri Fokus Jamu PS Barito Putera

Marcelo Enggan Komentasi Wasit, Persik Kediri Fokus Jamu PS Barito Putera
Persik Kediri saat melawan Malut United FC. (Dok.ligaindonesiabaru)
Rabu, 29 Januari 2025 17:07 WIB
Penulis: M Syahrisad Nasution

KEDIRI - Pelatih Persik Kediri, Marcelo Rospide menegaskan dirinya sangat menghormati pengadil di lapangan hijau dan menerima semua keputusan yang diambil. Hal tersebut dinyatakan Marcelo Rospide menjawab pertanyaan media terkait kepemimpinan wasit Heru Cahyono di laga terakhir Persik Kediri melawan tuan rumah Malut United FC (25/1/2025) lalu.

"Sejak awal saya datang ke Indonesia saya enggan mengomentari soal wasit. Namun kita semua harus menghormati apa yang telah diputuskan, karena mereka (wasit) tentu melihat dengan lebih jelas kejadian di lapangan. Seperti penalti yang diberikan kepada Persik ataupun Malut, saya rasa keduanya sudah tepat," ungkapnya.

Dirinya juga menyoroti penggunaan VAR di kompetisi tertinggi sepak bola di tanah air yang baru dimulai awal musim ini.

"Kami juga awalnya bingung mengapa ada penalti, karena jarak yang cukup jauh dan terhalang pemain. Tetapi VAR mengecek dengan jelas, hal seperti ini juga sudah digunakan di seluruh dunia jadi tentu harus kita dukung," tambahnya.

Dirinya pun kembali menegaskan bahwa fokus utama pihaknya saat ini adalah mengembalikan tim kebanggaan Persikmania ini ke jalur kemenangan saat menjamu PS Barito Putera di Stadion Brawijaya Kediri, Jawa Timur, Jumat (31/1/2025).

"Kamu hanya akan fokus kepada solusi, tentu ada perbedaan saat ada pemain yang cedera atau harus absen karena akumulasi kartu. Tetapi kami harus bermain sebagai sebuah kesatuan dan sejauh ini saya cukup puas dengan spirit seluruh pemain yang mau bekerja keras saat latihan maupun pertandingan," pungkasnya. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Non Olympic, Sepakbola, Jawa Timur
wwwwww