Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
13 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
11 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
4
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
19 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
5
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
9 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
7 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Voli

Universitas Bakrie Gandeng Kemenkes RI, Bahas Peran Mahasiswa dalam Isu Kesehatan Mental

Universitas Bakrie Gandeng Kemenkes RI, Bahas Peran Mahasiswa dalam Isu Kesehatan Mental
Mahasiswa dan pembicara berfoto bersama dalam kegiatan Guest Lecture. (Dok. Universitas Bakrie)
Jum'at, 18 April 2025 21:04 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie menggelar Guest Lecture bertajuk "Generasi Sehat, Indonesia Kuat: Potensi Peran Mahasiswa dalam Penguatan Kesehatan Mental Generasi Muda" yang diadakan di Auditorium Kampus Bakrie Tower, lantai 42 pada Kamis, 17 April 2025 kemarin.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan RI dan terbuka bagi seluruh civitas akademika Universitas Bakrie serta mitra eksternal, di antaranya Bakrie Center Foundation.

Kuliah umum ini menghadirkan dr. Imran Pambudi, MPHM, Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kemenkes RI. Dalam paparannya, dr. Imran menegaskan bahwa kesehatan jiwa merupakan isu krusial yang harus mendapat perhatian sama seriusnya dengan kesehatan fisik.

Menurut data dari Kemenkes (2023), sebanyak 2,6% populasi berusia di atas 15 tahun mengalami masalah kesehatan mental setiap bulannya. Dari survei Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS, 2022), tercatat 35% remaja usia 10–17 tahun mengalami masalah kesehatan jiwa, namun hanya 2,6% yang mengakses layanan konseling profesional. dr. Imran mengungkapkan pentingnya intervensi kesehatan jiwa mulai dari promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif, dengan melakukan literasi kesehatan jiwa di kalangan mahasiswa.

“Mahasiswa punya peran sebagai agen perubahan dalam mengedukasi lingkungan sekitarnya. Kami berharap mahasiswa bisa terlibat aktif dalam kampanye kesehatan mental dan memberikan dukungan langsung dengan Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP)” jelasnya.

Dalam paparannya, dr. Imran juga menjelaskan bahwa masalah kesehatan jiwa dipengaruhi oleh faktor biologis, psikologis, dan sosial yang saling berkaitan. Mahasiswa diharapkan mengenali faktor risiko sekaligus memperkuat faktor protektif, seperti relasi yang sehat, lingkungan sosial yang mendukung, serta keterampilan menghadapi stres (coping strategies).

Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie, Ibu Suharyanti, M.S.M., Ph.D., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal jalinan kerjasama antara Universitas Bakrie dengan Kementerian Kesehatan.

“Harapannya kolaborasi ini tidak berhenti di sini. Ke depannya, kami berusaha memperluas kerja sama, baik dalam bentuk penelitian maupun kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan langsung mahasiswa” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor II Universitas Bakrie, M. Tri Andika Kurniawan, S.Sos., M.A., dalam sambutannya menekankan bahwa isu kesehatan mental menjadi perhatian serius Universitas Bakrie dalam beberapa tahun terakhir.

“Kesehatan mental merupakan isu yang terus berkembang dan jadi perhatian banyak pihak. Untuk itu, Universitas Bakrie secara konsisten menyediakan berbagai fasilitas seperti layanan konseling psikolog serta secara aktif mengadakan kegiatan edukatif, salah satunya melalui kuliah umum seperti ini”.

Acara ini dipandu oleh Dianingtyas Murtanti Putri, M.Si., dosen sekaligus praktisi di bidang Psikologi Komunikasi. Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab yang dari mahasiswa. Pertanyaan mahasiswa berfokus pada aplikasi strategi kesehatan mental di lingkungan kampus serta peran nyata yang bisa mereka lakukan sehari-hari. ***

Kategori:Voli, Umum, DKI Jakarta
wwwwww