Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
8 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
8 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
7 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
4
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
Metropolitan
21 jam yang lalu
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
8 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
8 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Voli

Di Tengah Ketidakpastian Dunia, Indonesia Serukan ASEAN Lebih Kompak dan Tangguh

Di Tengah Ketidakpastian Dunia, Indonesia Serukan ASEAN Lebih Kompak dan Tangguh
Presiden Prabowo Subianto (kedua kiri) bersama Perdana Menteri China Li Qiang (kanan).
Senin, 26 Mei 2025 06:12 WIB

JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto tiba di Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu malam (25/5/2025) untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-46 ASEAN. Kehadirannya membawa pesan penting: memperkuat solidaritas regional dan memastikan ASEAN tetap menjadi jangkar stabilitas di tengah dinamika global yang terus berubah cepat.

Dengan tantangan global seperti persaingan geopolitik, disrupsi ekonomi, serta ancaman iklim dan keamanan siber, Indonesia menilai ASEAN harus bergerak sebagai satu kesatuan yang solid, adaptif, dan relevan.

“Presiden membawa komitmen kuat agar ASEAN tidak hanya bertahan, tapi memimpin dalam menciptakan kawasan yang damai, stabil, dan sejahtera,” ujar Deputi Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana.

Selama KTT berlangsung, Presiden dijadwalkan mengikuti berbagai forum strategis, mulai dari sesi pleno dan retret pimpinan negara, hingga dialog dengan wakil parlemen, komunitas bisnis, dan pemuda ASEAN.

Selain itu, Presiden juga akan menghadiri pertemuan penting lainnya, termasuk KTT BIMP-EAGA, KTT ASEAN-GCC, KTT ASEAN-GCC-China, dan KTT IMT-GT — yang semuanya berperan dalam memperluas jejaring kerja sama regional dan lintas kawasan.

Dalam forum-forum tersebut, Indonesia akan mendorong agenda penguatan ekonomi kawasan, konektivitas lintas negara, keamanan pangan dan energi, serta pendekatan damai terhadap konflik di berbagai belahan dunia.

“Indonesia ingin ASEAN hadir sebagai kekuatan kolektif yang mampu memberikan solusi di tengah ketegangan global,” lanjut Yusuf.

KTT kali ini menjadi momen strategis bagi Indonesia dan negara-negara anggota lainnya untuk menunjukkan bahwa ASEAN bukan sekadar kumpulan negara tetangga, tetapi mitra regional yang siap menghadapi dunia secara bersama, dengan prinsip inklusif dan non-intervensi yang tetap dijaga. ***

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Sumber:republika.co.id
Kategori:Voli, Metropolitan, Ekonomi, Basket
wwwwww