Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
11 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
10 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
11 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
10 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
6
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
14 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Home  /  Berita  /  Automotif

Pemprov Riau Perluas Akses Kesehatan, 12 Kabupaten dan Kota Terkoneksi Jejaring Layanan

Pemprov Riau Perluas Akses Kesehatan, 12 Kabupaten dan Kota Terkoneksi Jejaring Layanan
Gubernur Riau, Abdul Wahid.
Kamis, 05 Juni 2025 07:01 WIB

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau terus mempercepat pemerataan layanan kesehatan di seluruh wilayah. Dalam 100 hari kerja pertamanya, Gubernur Abdul Wahid dan Wakil Gubernur SF Hariyanto membangun fondasi layanan kesehatan terintegrasi melalui jejaring rumah sakit dan penguatan Posyandu di tingkat desa.

Langkah pertama diwujudkan melalui kerja sama resmi antara RSUD Arifin Achmad sebagai rumah sakit rujukan utama dengan rumah sakit daerah di 12 kabupaten/kota. Program ini difokuskan pada penguatan layanan KJSU-KIA (Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi, Kesehatan Ibu dan Anak), serta peningkatan SDM tenaga medis dan fasilitas pendukung lainnya.

“Kerja sama ini bukan hanya soal rujukan pasien, tapi juga soal peningkatan kompetensi, pertukaran informasi medis, dan percepatan layanan,” ujar Gubernur Abdul Wahid, Rabu (4/6/2025).

Kerja sama dilakukan dengan RSUD di daerah berikut:

  • Indragiri Hilir: RSUD Raja Musa dan RSUD Puri Husada
  • Indragiri Hulu: RSUD Indrasari Rengat
  • Rokan Hilir: RSUD Dr. RM Pratomo
  • Siak: RS Tualang dan RSUD Tengku Rafian
  • Kota Pekanbaru: RS Madani
  • Kuantan Singingi: RSUD Teluk Kuantan
  • Kampar: RSUD Bangkinang
  • Pelalawan: RSUD Selasih
  • Kepulauan Meranti: RSUD Kabupaten

Kolaborasi ini ditujukan untuk mempercepat rujukan, mengurangi ketimpangan layanan spesialis, dan membangun sistem kesehatan daerah yang terhubung dan responsif.

Tak hanya itu, upaya Pemprov Riau juga menyasar lini paling dasar: Posyandu. Pemprov menyusun Rancangan Peraturan Gubernur untuk memperkuat keberadaan Posyandu sebagai ujung tombak layanan kesehatan ibu dan anak serta promosi kesehatan komunitas.

Sebagai bentuk konkret dukungan, Pemprov menyalurkan Rp10 juta ke 1.591 desa melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk pembinaan dan pengembangan Posyandu.

"Kalau kita bicara kesehatan, tak bisa hanya di kota. Harus menjangkau sampai ke desa. Itu yang sedang kami kerjakan sekarang," ujar Abdul Wahid.

Langkah ini dinilai sebagai lompatan penting bagi transformasi layanan kesehatan di Riau, yang sebelumnya terkonsentrasi di wilayah kota, kini mulai menyentuh masyarakat desa secara merata. ***

wwwwww