Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
8 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
10 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
4
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
4 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
6 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
10 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Kriminal

CBA Dukung KPK Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan di MPR

CBA Dukung KPK Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan di MPR
Gedung MPR RI. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Sabtu, 21 Juni 2025 12:46 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka penyidikan kasus dugaan penerimaan gratifikasi terkait pengadaan barang dan jasa (PBJ) di lingkungan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI.

Direktur Eksekutif Center Budget Analys (CBA) Uchok Sky Khadafi meminta agar KPK tidak takut dalam membongkar kasus korupsi apapun termasuk di Lembaga seperti MPR.

"KPK harus serius membongkar dugaan korupsi pengadaan di MPR," kata Uchok kepada wartawan, Sabtu (21/6/2025).

Uchok pun berpesan agar KPK bisa bergerak cepat jika memang sudah ada laporan masuk terkait adanya indikasi korupsi di lembaga tinggi negara termasuk para pejabat ada di lingkungan bahkan bila diperlukan sampai level pimpinan MPR.

"Jangan takut kepada anggota maupun pejabat di Kesekjenan MPR, bila mereka melakukan bermacam macam penghalangan," tegasnya.

"Semoga saja yang ditangkap atau dijadikan tersangka adalah ada anggota MPR atau bahkan pejabatnya ini baru KPK top," tandas Uchok.

Sebelumnya, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan jika pihaknya sedang menyelidiki adanya dugaan korupsi soal pengadaan di MPR RI. "Benar, ada penyidikan baru terkait dugaan gratifikasi pengadaan," ujarnya.

Walaupun sudah mengonfirmasi, Budi mengaku belum bisa mengumumkan detail konstruksi kasus yang sedang diusut berikut pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dia juga belum memberikan informasi mengenai tindakan penyidikan yang sudah atau akan dilakukan seperti penggeledahan dan penyitaan barang bukti. ***

wwwwww