Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
19 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
14 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
18 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
15 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
19 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
14 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Nasional

Senayan Dijaga Ketat, Ribuan Polisi Kawal Aksi Tolak Tunjangan DPR

Senayan Dijaga Ketat, Ribuan Polisi Kawal Aksi Tolak Tunjangan DPR
Senin, 25 Agustus 2025 10:34 WIB

JAKARTA – Kompleks DPR di Senayan, Jakarta, dijaga ketat jelang aksi demonstrasi nasional yang digelar Senin (25/8/2025). Ribuan personel kepolisian gabungan dikerahkan untuk mengamankan kawasan parlemen sejak pagi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo, menyebut jumlah pasukan baru akan disampaikan setelah apel pengamanan selesai. "Masih apel ya mas. Nanti kita sampaikan jumlahnya," ucapnya, Senin pagi.

Pengamanan terlihat diperketat. Pagar beton setinggi dua meter terpasang di pintu belakang gedung DPR, sementara pagar besi yang mengelilingi area parlemen dilumuri oli agar sulit dipanjat.

Seruan aksi ini meluas melalui media sosial, mulai dari X hingga Instagram. Akun @serikatmahasiswa_bogorraya mengajak masyarakat ikut serta dalam aksi. "Kami harap aksi besok hari dapat disambut dengan baik oleh seluruh elemen dan diindahkan bersama-sama," tulis akun tersebut.

Aksi digelar sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan kenaikan tunjangan DPR, khususnya tunjangan perumahan yang dianggap berlebihan. Publik menilai kebijakan itu kontras dengan kondisi ekonomi masyarakat yang masih serba sulit. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:gelora.co
Kategori:Nasional, DKI Jakarta
wwwwww