Api Menggulung Pasar Atas Blok B, Pemko Janji Relokasi Pedagang Terdampak
![]() |
| Kebakaran Pasar Payakumbuh. |
PAYAKUMBUH – Kobaran api melumat Pasar Atas Blok B, Kota Payakumbuh, Selasa (26/8/2025) dini hari. Peristiwa ini membuat ratusan pedagang terpuruk, setelah 380 unit toko, kios, dan lapak pedagang kaki lima (PKL) ludes terbakar.
Api yang mulai berkobar sekitar pukul 05.00 WIB sulit dijinakkan karena cepat merembet ke seluruh bangunan. Kepala Seksi Operasional Damkar Payakumbuh, Eci, mengatakan seluruh lantai dua pasar yang terdiri dari 104 toko habis dilalap si jago merah. "Untuk lantai satu, dari 211 toko, sebagian besar juga terbakar," jelasnya.
Tak hanya itu, 132 lapak PKL ikut musnah. Proses pemadaman berlangsung hingga enam jam dengan bantuan armada Damkar dari berbagai kota di Sumbar. Sekretaris Satpol PP dan Damkar Payakumbuh, Dewi Novita, mengungkapkan hampir seluruh kabupaten dan kota mengirimkan armadanya. "Kendala utama hanya ramainya warga yang menonton, tapi akhirnya api bisa dipadamkan sekitar pukul 10.30 WIB," katanya.
Beberapa petugas sempat mengalami luka, mulai dari terkena kayu, pecahan kaca hingga air panas, namun tidak ada korban jiwa.
Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, menyebut pedagang yang terdampak mencapai 645 orang. "Ada 485 pedagang toko dan 160 PKL. Mereka semua akan kami relokasi, saat ini kami sedang mengecek lokasi sementara," ujarnya.
Kerugian diperkirakan mencapai Rp190 miliar, terdiri dari aset pasar Rp40 miliar dan kerugian pedagang Rp150 miliar. Mayoritas pedagang menjual pakaian, sepatu, hingga perlengkapan olahraga yang kini hangus terbakar.
Pasar Atas yang selama ini menjadi pusat ekonomi warga Payakumbuh kini tinggal puing hitam. Para pedagang menuntut langkah cepat dari pemerintah agar mereka bisa kembali mencari nafkah tanpa harus menunggu terlalu lama. ***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | tribunnews.com |
| Kategori | : | Olympic, Voli, Ekonomi, DKI Jakarta |













