Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
12 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
11 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
6 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
7 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
11 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Olympic

Suara Penolakan Menggema di Senayan, Massa Demo DPR Berakhir dengan Korban

Suara Penolakan Menggema di Senayan, Massa Demo DPR Berakhir dengan Korban
Selasa, 26 Agustus 2025 07:38 WIB

JAKARTA –Aksi demonstrasi menolak kenaikan tunjangan anggota DPR berujung ricuh di depan Gedung DPR RI, Senin (25/8/2025). Ribuan massa yang tergabung dalam gerakan bertajuk “Revolusi Rakyat Indonesia” bentrok dengan aparat setelah berusaha mendekati gerbang utama.

Kericuhan menyebabkan dua orang demonstran terkapar. Seorang pemuda asal Ciputat mengalami luka bocor di bagian kepala akibat lemparan batu, sementara satu peserta aksi lainnya menderita dislokasi tangan. Keduanya langsung dievakuasi menggunakan tandu oleh personel TNI ke dalam ambulans.

Protes Fasilitas DPR

Aksi besar ini dipicu kabar kenaikan tunjangan DPR di tengah kesulitan ekonomi yang dirasakan masyarakat. Massa menilai kebijakan tersebut mencederai rasa keadilan. “Kami menolak fasilitas mewah bagi wakil rakyat saat rakyat sendiri susah mencari makan,” teriak seorang orator dari atas mobil komando.

Sejak siang, ribuan orang dari berbagai daerah berkumpul di Jalan Gatot Subroto. Mereka membentangkan spanduk, poster, serta menyuarakan tuntutan agar pemerintah dan DPR menghentikan kebijakan yang dianggap membebani rakyat.

Bentrokan di Depan Gerbang

Suasana memanas saat aparat mencoba membubarkan kerumunan dengan barikade dan water cannon. Saling lempar batu dan dorong pun tak terelakkan. Di tengah kekacauan itulah dua demonstran mengalami luka.

Hingga malam hari, massa masih bertahan di sekitar kawasan Senayan. Aparat gabungan TNI–Polri memperketat penjagaan di sekitar DPR untuk mencegah kericuhan susulan. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:kompas.com
Kategori:Olympic, Metropolitan, Beladiri, DKI Jakarta
wwwwww