Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
9 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
3
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
11 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
4
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
5 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
6 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
11 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Olympic

DPRD Makassar Hangus Terbakar, Kobaran Api Jadi Simbol Perlawanan Massa

DPRD Makassar Hangus Terbakar, Kobaran Api Jadi Simbol Perlawanan Massa
Penampakan gedung DPRD Makassar, Jl AP Pettarani, hangus dibakar massa, Jumat (29/8/2025) malam.
Sabtu, 30 Agustus 2025 07:00 WIB

MAKASSAR – Malam di Jalan A P Pettarani, Makassar, Jumat (29/8/2025), berubah jadi neraka api. Gedung DPRD Kota Makassar yang biasanya jadi arena rapat para wakil rakyat, malam itu luluh lantak dilalap kobaran api usai massa aksi menguasai area gedung tanpa pengawalan aparat.

Sekitar pukul 20.30 Wita, puluhan kendaraan yang terparkir di halaman DPRD menjadi sasaran pertama. Satu per satu dibakar, disusul ledakan beruntun saat bensin dan oli tersambar api. “Bakar semuanya, jangan sisakan!” teriak seorang massa yang langsung disambut sorak dan teriakan ribuan orang.

Api cepat menjalar ke bangunan utama. Asap hitam pekat mengepul, terlihat dari berbagai penjuru kota. Suasana semakin dramatis ketika di tengah kobaran api, massa menyanyikan lagu Ibu Pertiwi dengan suara lantang, diiringi teriakan “revolusi, revolusi!” yang menggema ke seluruh penjuru Pettarani.

Pejabat Dievakuasi, Tiga Staf Loncat dari Lantai 4

Saat gedung mulai dikepung massa, di dalamnya masih berlangsung rapat paripurna APBD Perubahan 2025. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, serta Sekda Andi Zulkifli Nanda dievakuasi terburu-buru lewat pintu belakang dengan bantuan sepeda motor.

Namun, nasib berbeda menimpa tiga staf DPRD. Terjebak di lantai 4 dengan api yang semakin membesar, mereka nekat melompat dari balkon demi menyelamatkan diri. Ketiganya dilarikan ke RS Grestelina dalam kondisi luka serius. Hingga kini belum ada keterangan resmi terkait kondisi mereka.

“Masih ada kemungkinan pegawai lain terjebak di dalam gedung,” kata Kepala Bappeda Makassar, M Dahyal, yang malam itu turut berada di lokasi.

Aksi Solidaritas Membara

Api di DPRD Makassar bukan sekadar kobaran fisik, tetapi simbol amarah rakyat yang sudah memuncak. Gelombang aksi ini dipicu tragedi tewasnya Affan Kurniawan (21), driver ojek online yang sehari sebelumnya terlindas kendaraan taktis Brimob di Jakarta.

Kemarahan rakyat menjalar cepat ke berbagai daerah, termasuk Makassar. Ribuan orang yang awalnya berkumpul di depan Pinisi Universitas Negeri Makassar, berbondong-bondong bergerak ke DPRD. Hingga tengah malam, tak satu pun aparat terlihat mengawal. Gedung DPRD sepenuhnya berada dalam genggaman massa, dengan api yang terus membesar seolah jadi penanda babak baru perlawanan rakyat. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:kompas.com
Kategori:Olympic, Metropolitan, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan
wwwwww