Direktur Eksekutif KP3I Sebut Jakarta Jadi Barometer, Ingatkan Bahaya Agenda Terselubung
![]() |
| Direktur Eksekutif KP3-I, Tomu Pasaribu. (Ist) |
Selasa, 02 September 2025 07:39 WIB
Penulis: Azhari Nasution
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA- Direktur Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I) Tomu Pasaribu mengingatkan potensi adanya agenda terselubung karena Jakarta menjadi barometer.
Tom menjelaskan, apabila aksi tidak dilakukan secara tertib bahkan cenderung anarkis, maka aksi tersebut patut dicurigai.
"Jika mereka mau menyisir dan melakukan aksi demo kembali berarti ada agenda terselubung. Silakan saja menyampaikan aspirasi, mengkritik apapun jika menurut mereka ada yang tidak benar, tapi tetap tidak boleh anarkis," kata Tom, Selasa (2/9/2025).
Ia menambahkan bahwa selama ini aspirasi masyarakat sudah mendapat ruang melalui Legislatif dan Eksekutif, sehingga aksi anarkis seharusnya tidak perlu terjadi.
"Aspirasi selama ini sudah ditampung, tinggal menunggu dijalankan apa tidak," tegasnya.
Menurut aktivis yang tergabung dalam Pandawa Lima tersebut menilai, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih tergolong transparan dan tidak melakukan kebijakan yang membebani rakyat, berbeda dengan beberapa daerah lain.
"Semua tergantung tentu pada besaran postur APBD dan kemampuan keuangan daerah," ucapnya.
Lebih lanjut, Tom mengingatkan bahwa Jakarta memiliki posisi strategis sebagai barometer nasional sekaligus pusat pemerintahan.
“Bahwasanya Jakarta ini barometer, Gubernur DKI itu tugas dan tanggungjawabnya cukup besar. Di samping ibukota negara, ibukota negara ini menjadi pemerintahan Republik Indonesia ini ibukota masih ibukota. Jadi kalau memang ada anarkis kita bertanya, ada agenda terselubung yang lebih jahat," pungkas Tom. ***
| Kategori | : | SEA Games, DKI Jakarta |













