Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Kejuaraan Dunia Sambo Remaja dan Junior 2025

Berlatih 10 Hari, Handezka Vaktorias Ukir Sejarah Persembahkan Medali Perunggu

Berlatih 10 Hari, Handezka Vaktorias Ukir Sejarah Persembahkan Medali Perunggu
Atlet Sambo Indonesia, Handezka Vaktorias bersama Manajer Timnas Sambo Indonesia Nurfirmanwansyah. (PP Persambi)
Sabtu, 04 Oktober 2025 17:36 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MEGAMENDUNG - Prestasi membanggakan diukir Handezka Vaktorias pada Kejuaraan Dunia Sambo Remaja dan Yunior atau World Youth and Junior Sambo Championship 2025 yang digelar di JSI Resort Convention Hall Megamendung Bogor, Jawa Barat.

"Bangga dan senang bener bisa mempersembahkan perunggu yang merupakan medali pertama untuk Indonesia. Rasanya lega dapat buat bangga Indonesia," kata Handezka ditemui awak media.

Kebanggaan ini memang pantas diunkapkan Handezka. Apalagi, mantan pegulat ini baru menekuni teknik olahraga sambo sàat menjalani Training Camp (TC) di Karawang, Jawa Barat.

"Saya baru fokus berlatih teknik sambo 10 hari saat menjalani di TC di Karawang. Sebelumnya saya merupakan atlet gulat," tambahnya.

Handezka persembahkan perunggu setelah mencatat kemenangan atas Wail Laarif (Maroko) melalui kemenangan angka mutlak di nomor combat (tarung) kelas 64kg junior putra. Kemenangan ini mengantarkan atlet kelahiran Padang, Sumatera Barat, 12 Februari 2005 ini lolos ke semifinal.

Namun sayang, di semifinal ia harus menderita kalah angka tipis dari Rosul Dzhabrailov (Turkmenistan). "Sangat disayangkan saya harus menderita kalah tipis di semifinal," tutur Handezka.

"Tapi saya jadi punya pengalaman berharga dari kekalahan ini untuk lebih berkembang di kemudian hari. Harus selalu tetap fokus hingga pertandingan berakhir," terang petarung pengagum mantan bintang UFC Khabib Nurmagomedov.

Siswa SMAN 2 Gunung Talang ini bertekad untuk berlatih lebih keras dan menjunjung disiplin guna bisa kembali membanggakan Indonesia. ***

wwwwww